ISIS Bangun Markas di Filipina, Pemerintah Harus Siapkan Strategi

Rabu, 07 Desember 2016 - 18:40 WIB
ISIS Bangun Markas di...
ISIS Bangun Markas di Filipina, Pemerintah Harus Siapkan Strategi
A A A
JAKARTA - DPR meminta pemerintah menyiapkan strategi pencegahan, agar ISIS tidak berkembang di wilayah Indonesia, khususnya di daerah yang berbatasan dengan Filipina Selatan.

Hal demikian dinilai perlu dilakukan, menanggapi kabar ISIS berencana membangun kekuatan baru di Filipina sekaligus menjadikan negara itu sebagai markasnya di Asia Tenggara.

"Pemerintah perlu ‎menyiapkan strategi pencegahan agar ISIS tidak berkembang di wilayah Indonesia, khususnya di daerah yang berbatasan dengan Filipina Selatan," kata ‎Anggota Komisi I DPR Supiadin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/2016).

Lalu, pemerintah juga dianggap perlu melakukan sosialisasi tentang bahaya aksi terorisme ISIS yang menghalalkan segala cara dan bertentangan dengan ajaran Islam, maupun agama lainnya.

‎"Pemerintah juga perlu melanjutkan program kontra radikalisasi yang telah dilakukan oleh BIN‎," ungkap Wakil Ketua panitia khusus (Pansus) revisi Undang-undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme ini.

Kemudian, dia meminta pemerintah‎ memberdayakan Pemerintah Daerah sampai tingkat desa untuk mencegah munculnya ISIS. Menurutnya, pemerintah perlu melibatkan seluruh pihak guna membangun early warning system dalam rangka mendeteksi keberadaan teroris.

Lalu, pemerintah diminta memperkuat dan memberdayakan aparat teritorial dan Polri di tingkat kecamatan dan desa, guna mem-backup masyarakat dalam upaya deteksi dini keberadaan teroris atau ISIS di daerah perbatasan dengan Filipina Selatan‎.

"Pemerintah perlu melakukan komunikasi dan kerja sama dengan angkatan bersenjata Filipina guna mencegah keberadaan ISIS," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Panglima Tertinggi Negara...
Panglima Tertinggi Negara Islam di Irak Jassim Al-Mazrouei Tewas Terbunuh
Terungkap, Pengantin...
Terungkap, Pengantin ISIS Shamima Begum Diselundupkan ke Suriah oleh Mata-mata Kanada
Rusia Pulangkan 145...
Rusia Pulangkan 145 Anak Militan ISIS dari Suriah dan Irak
Profil Abu al-Hassan...
Profil Abu al-Hassan al-Hashemi al-Quraishi, Pemimpin ISIS yang Meledakkan Dirinya Saat Dikepung
Profil Jassim Al Mazrouei...
Profil Jassim Al Mazrouei Jenderal Tertinggi ISIS yang Berhasil Dibunuh Tentara Irak
Mengapa ISIS Tidak Berani...
Mengapa ISIS Tidak Berani Menyerang Israel? Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved