Penjelasan Mendikbud Terkait Moratorium Ujian Nasional

Selasa, 06 Desember 2016 - 16:35 WIB
Penjelasan Mendikbud...
Penjelasan Mendikbud Terkait Moratorium Ujian Nasional
A A A
YOGYAKARTA - Pemerintah akan menangguhkan atau moratorium Ujian Nasional (UN) dan ini terus menimbulkan polemik. Merespons permasalahan ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, membeberkan alasan kenapa tidak perlu ada UN.

Menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) periode 2000-2016 ini, salah satu kekurangan dari UN yang dilakukan selama ini adalah mengenai soal-soal pilihan ganda.

"Semua ahli pendidikan tahu, pilihan ganda itu hanya sampai deteksi tingkat kemampuan level tiga, yaitu mengenal, menghafal, dan mengaplikasikan yang dikenal dan dihafal," kata Muhadjir di Taman Siswa, Yogyakarta, Selasa (6/12/2016).

"Tapi untuk berpikir kritis, berpikir inovatif sampai jadi pencipta, kreatif, itu (pilihan ganda) bukan tempatnya dengan cara pilihan ganda. Karena itu yang kami gagas, sejak ujian nanti harus ada pilihan-pilihan banyak seperti esai," imbuhnya.

Hal itu kata dia, untuk membuka tabir misteri kritis siswa-siswa di sekolah yang selama ini tidak terungkap melalui UN. Dia mengaku dalam waktu dekat ini akan menyampaikan gagasan kebijakan itu pada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Kalau sistem ujian ini kita rombak, praktis guru juga harus beradaptasi, kemudian organisasi sekolah juga akan beradaptasi dengan kebijakan itu," tuturnya.

Sekarang lanjut dia, hampir semua sekolah mengetahui kalau menjelang UN itu tidak ada apa-apa, kecuali fokus pada mata pelajar yang diuji.

Muhadjir menjelaskan, bimbingan belajar dikerahkan untuk menyiapkan UN, mata pelajaran lain dikalahkan untuk fokus ke mata pelajaran yang diujikan dalam UN, guru mata pelajar UN naik derajatnya, sementara yang tidak diujikan turun derajatnya, dan banyak lagi.

"Saya tahu di situ ada bisnis, misalnya bisnis bimbingan belajar, dan saya minta maaf kalau ada yg dirugikan dengan kebijakan ini. Tapi ini kebijakan berpihak pada kepentingan yang lebih besar," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Bakal...
Febrie Adriansyah Bakal Ditahan usai Diperiksa Kejagung?
Kasus Korupsi Febrie...
Kasus Korupsi Febrie Adriansyah dan Don Ritto Kini Sepenuhnya Kewenangan Jaksa
Nanik S Deyang Absen...
Nanik S Deyang Absen Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Kadar Emas Batangan...
Kadar Emas Batangan yang Ditemukan di Rumah Febrie Adriansyah 23 Karat
Koalisi Advokat Serahkan...
Koalisi Advokat Serahkan Draft RUU Advokat kepada Pemerintah
Don Ritto Dilimpahkan...
Don Ritto Dilimpahkan ke Kejagung, Polisi Serahkan Barang Bukti Kasus Korupsi dan TPPU
Infografis
Profil 10 Pahlawan Nasional...
Profil 10 Pahlawan Nasional Tahun 2025 dan Jasanya bagi Negara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved