Penangkapan 10 Aktivis Kabar Buruk bagi Perkembangan Demokrasi

Sabtu, 03 Desember 2016 - 08:39 WIB
Penangkapan 10 Aktivis...
Penangkapan 10 Aktivis Kabar Buruk bagi Perkembangan Demokrasi
A A A
JAKARTA - Langkah Polri menangkap 10 aktivis dan tokoh dalam kurun waktu bersamaan kemarin terkait dugaan makar ‎terus menuai kritik di masyarakat. Penangkapan itu dinilai kabar buruk bagi perkembangan demokrasi di Indonesia.

‎"Apalagi dasar penangkapan para aktivis itu masih ngambang dan belum ada dasar hukum yang jelas," ujar pengamat Politik Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Adi Prayitno saat dihubungi Sindonews, Sabtu (3/12/2016).

Menurut Adi, meski dugaan awal penangkapan terhadap 10 aktivis adalah ingin melakukan tindakan makar, namun tudingan itu masih 'sumir' untuk dibuktikan. Alih-alih ingin menempatkan hukum sebagai panglima, langkah Polri ini justru dinilai bertolak belakang dengan semangat reformasi di tubuh Polri.

Menurut peneliti Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) UIN ini, perbedaan pendapat seyogyanya dihadapi dengan cara dialog, bukan tindakan represif seperti melakukan penangkapan.

"Tak hanya itu sikap ini juga menunjukkan sikap arogan kepolisian yang tak pernah berubah. Cacat bawaan polisi itu adalah arogan. Ini yang menghambat reformasi di kepolisian," tegasnya.

Adi menilai, penangkapan terhadap 10 aktivis yang dianggap kritis akan menimbulkan kegaduhan baru. Karenanya, dia berharap pemerintah menghentikan penangkapan terhadap para aktivis itu jika tak ingin berlawanan dengan rakyat.

"Ironis, penghujung Tahun 2016 nyatanya menandai munculnya neo Orde Baru. Jelas Ini adalah ancaman serius bagi demokrasi kita yang mulai tumbuh mekar," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Prabowo: Ada Gejala...
Prabowo: Ada Gejala Tindakan di Luar Hukum Mengarah Makar dan Terorisme
Ketua Adat Mamta Tabi...
Ketua Adat Mamta Tabi Papua Minta Hormati Proses Hukum 7 Terdakwa Demo Anarkis
Pasca Putusan Kasus...
Pasca Putusan Kasus Demo Anarkhis, Tokoh Adat Minta Warga Papua Jaga Kedamaian
Negara Tidak Boleh Kalah,...
Negara Tidak Boleh Kalah, GM FKPPI Desak Investigasi Dugaan Makar
Kazakhstan Kacau, Presiden...
Kazakhstan Kacau, Presiden Tokayev Pecat 2 Petinggi Intelijen atas Tuduhan Makar
SETARA Institute Desak...
SETARA Institute Desak Pemerintah Bentuk Tim Gabungan Pencari Fakta Demo Anarkis
Berita Terkini
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved