Menhan: Saya Tidak Mendengar Ada Upaya Makar

Selasa, 22 November 2016 - 17:40 WIB
Menhan: Saya Tidak Mendengar...
Menhan: Saya Tidak Mendengar Ada Upaya Makar
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu mengaku tidak mendengar adanya isu makar dalam unjuk rasa yang akan digelar pada Jumat 2 Desember 2016 mendatang, seperti yang dikatakan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian.

"Siapa makar? Yang makar itu siapa? Saya tidak dengar itu ya, intelijen saya tidak dengar itu," kata Ryamizard saat menggelar sosialisasi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi oleh Ketua KPK Agus Rahardjo di Kemhan, Jakarta Pusat, Selasa (22/11/2016).

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini menegaskan, jika terjadi makar maka Kementerian Pertahanan siap menghadapinya.

"Siapapun yang makar itu tidak boleh terjadi di negara ini, tidak ada sejarah kita makar, kita negara hukum taat hukum. Jika memang terjadi, tindak tegas, Kementerian Pertahanan siap berhadapan dengan makar-makar itu. Siapapun," tegasnya.

(Baca juga: Penjelasan Kapolri Soal Rencana Aksi 2 Desember dan Agenda Makar)

Hingga kini, pihaknya belum mendapat laporan mengenai adanya upaya makar tersebut. Atas dasar itu, dirinya belum bisa memberikan pernyataan apapun. "Belum (ada laporan), kita kalau ngomong yang pasti benar, jangan sampai kata orang, fitnah nanti," ucapnya.

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, akan menjaga ketat aksi unjuk rasa terkait proses hukum kasus penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Pasalnya, aksi tersebut berpotensi berujung pada upaya penggulingan pemerintahan.

Tito mengaku mendapat informasi bahwa ada "penyusup" di balik aksi demo tersebut. Para pengunjuk rasa akan menduduki Gedung MPR/DPR. Terlebih Tito mengaku telah mendapat informasi bahwa ada sejumlah rapat terkait upaya menguasai DPR.

"Kita sudah dapat info, ini bukan masalah proses hukum lagi. Tapi ada upaya agenda politik lain, di antaranya upaya makar," kata Tito.
(maf)
Berita Terkait
Kemenag Sebut 16 Kekerasan...
Kemenag Sebut 16 Kekerasan Seksual yang Bisa Dipidana sebagai
Emak-emak Geruduk Balai...
Emak-emak Geruduk Balai Desa, Tuntut Penuntasan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Keterbelakangan Mental
Komnas PA Minta Pelaku...
Komnas PA Minta Pelaku Persetubuhan 2 Anak Kandung Dihukum Berat
Ini Modus Bos Jasa Keuangan...
Ini Modus Bos Jasa Keuangan Lakukan Pelecehan Seksual Terhadap 2 Sekretarisnya
Pemilik Sekolah Selamat...
Pemilik Sekolah Selamat Pagi Indonesia Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Astaga, Guru Ngaji di...
Astaga, Guru Ngaji di Pringsewu Tega Jejali 2 Muridnya Obat Perangsang Hingga Kejang-kejang
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved