Soal Ledakan di Samarinda, DPR Imbau Publik Tak Terprovokasi
Senin, 14 November 2016 - 18:32 WIB
Soal Ledakan di Samarinda, DPR Imbau Publik Tak Terprovokasi
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan mengimbau semua pihak tidak terprovokasi dalam menyikapi kasus ledakan di depan rumah ibadah di Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, akhir pekan lalu.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak panik, jangan takut dan jangan terprovokasi dengan peristiwa ini, " tutur Taufik melalui keterangan tertulis, Senin (14/11/2016).
Menurut dia, sudah kewajiban seluruh elemen bangsa untuk ikut menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama dan membantu pemerintah menghadapi aksi-aksi semacam itu.
Taufik tidak ingin terburu-buru menyimpulkan kasus ledakan di Samarinda bagian dari aksi terorisme apalagi mengkaitkan dengan sentimen agama.
Kendati demikian, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengecam pelaku peledakan, apalagi mayoritas korban adalah balita.
"Aksi-aksi seperti ini saya nilai masuk dalam kategori kejahatan extra ordinary yang memerlukan penanganan khusus dan ekstra serta memerlukan dukungan rakyat Indonesia," tuturnya.
"Kepada seluruh rakyat Indonesia untuk tidak panik, jangan takut dan jangan terprovokasi dengan peristiwa ini, " tutur Taufik melalui keterangan tertulis, Senin (14/11/2016).
Menurut dia, sudah kewajiban seluruh elemen bangsa untuk ikut menjaga keharmonisan dan kerukunan umat beragama dan membantu pemerintah menghadapi aksi-aksi semacam itu.
Taufik tidak ingin terburu-buru menyimpulkan kasus ledakan di Samarinda bagian dari aksi terorisme apalagi mengkaitkan dengan sentimen agama.
Kendati demikian, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengecam pelaku peledakan, apalagi mayoritas korban adalah balita.
"Aksi-aksi seperti ini saya nilai masuk dalam kategori kejahatan extra ordinary yang memerlukan penanganan khusus dan ekstra serta memerlukan dukungan rakyat Indonesia," tuturnya.
(dam)