Ketua MPR Minta Aparat Sabar Hadapi Demonstran 4 November

Kamis, 03 November 2016 - 20:05 WIB
Ketua MPR Minta Aparat...
Ketua MPR Minta Aparat Sabar Hadapi Demonstran 4 November
A A A
JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengimbau aparat penegak hukum dalam menangani demonstrasi 4 November besok tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan menciptakan suasana kondusif. Hal itu dinilai perlu dalam rangka pelaksanaan prinsip negara hukum‎, yang menjunjung tinggi hak asasi manusia sebagaimana dijamin oleh konstitusi.

"‎Kita minta aparat keamanan, sabar dan tidak mudah terpancing,‎" ujar Ketua MPR Zulkifli Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (4/11/2016).

Dirinya juga mengimbau para demonstran untuk selalu waspada dengan kemungkinan adanya penyusup dalam aksi besok. Ketua umum Partai Amanat Nasional ini berpendapat, menyampaikan aspirasi masyarakat melalui unjuk rasa adalah hak kosntitusional setiap warga negara Indonesia yang dijamin oleh konstitusi sebagaimana diatur dalam UUD 1945.

Lanjut dia, Indonesia sebagai bangsa yang besar dan majemuk memiliki perbedaan dalam suku, agama, budaya dan bahasa telah diikat oleh satu semangat semboyan Bhinneka Tunggal Ika.

"Meskipun kita berbeda suku, keyakinan dan agama, budaya dan bahasa, tetapi perbedaan itu menjadi perekat persatuan sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia," papar mantan menteri kehutanan era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.

Maka itu, dia meminta agar aksi demonstrasi besok di Jakarta dilakukan dengan tertib, penuh rasa tanggung jawab, menghormati hak orang lain dan tetap menjunjung tinggi sikap toleransi dan menjauhi segala bentuk dan potensi terjadinya anarkisme.

Sebab, ‎apapun yang ingin disampaikan masyarakat dalam aksi demonstrasi besok adalah hak demokrasi. Namun, tambah dia, pelaksanaannya harus tetap mengedepankan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, menghormati hukum dan tidak memunculkan konflik bermuatan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

Adapun besok rencananya ratusan ribu umat muslim akan menggelar aksi demonstrasi di Jakarta. Perkataan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ‎terkait surat Al Maidah 51 menjadi pemicu dari rencana aksi demonstrasi besar-besaran tersebut.
(kri)
Berita Terkait
Awas Banjir, BPBD DKI:...
Awas Banjir, BPBD DKI: Sunter Hulu Siaga I
Awas Banjir, Dua Pintu...
Awas Banjir, Dua Pintu Air di Jakarta Siaga I
Teluk Memanas, Indonesia...
Teluk Memanas, Indonesia Siaga
Waspada, Pintu Air Kali...
Waspada, Pintu Air Kali Angke Perumahan Ciledug Indah Siaga I
Kali Angke Siaga I,...
Kali Angke Siaga I, Warga Perumahan Ciledug Mulai Ungsikan Kendaraan
Bandung Raya Siaga I,...
Bandung Raya Siaga I, Petugas Gabungan Gencarkan Operasi Yustisi Prokes
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved