Indonesia Harus Cetak Entrepreneur Produktif Secara Masif

Rabu, 02 November 2016 - 00:33 WIB
Indonesia Harus Cetak...
Indonesia Harus Cetak Entrepreneur Produktif Secara Masif
A A A
JAKARTA - Indonesia harus melahirkan lebih banyak entrepreneur atau wirausahawan untuk menyokong kemajuan ekonomi. Begitu kata Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT).

"Kita harus mencetak entrepreneur produktif secara masif," ujar HT saat berbagi pengalaman dengan lebih dari 1.000 wirausahawan dalam Workshop Proposal Bisnis di DPP Partai Perindo, Jakarta, Selasa (1/11/2016).

HT mengatakan, Indonesia membutuhkan sedikitnya 5 juta entrepreneur produktif yang menciptakan lapangan pekerjaan. Jumlah yang kini dimiliki jauh di bawah angka tersebut. Akibatnya, banyak pengangguran. Generasi muda yang baru lulus pun sulit mencari pekerjaan

Bila pertumbuhan entrepreneur produktif tak digenjot, lanjut HT, angka pengangguran akan terus meningkat karena jumlah penduduk di Tanah Air bertambah 5 juta jiwa setiap dua tahun.

Sebagai salah satu upaya mendorong lahirnya entrepreneur produktif, partai berlambang rajawali ini melalui sayapnya, Garda Rajawali Perindo (GRIND), menggagas Workshop Proposal Bisnis. Lebih dari 1.000 peserta dibekali pengetahuan dan pelatihan membuat proposal bisnis.

Para peserta mendapatkan kiat-kiat sukses menjadi entrepreneur produktif dari HT yang berhasil membangun lebih dari 100 perusahaan dengan lebih dari 36 ribu karyawan. Pria asal Jawa Timur itu memulainya dari nol, dari satu karyawan yakni dirinya sendiri.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GRIND Kuntum Khairu Basa mengatakan, pihaknya bertekad menciptakan satu juta entrepreneur di Indonesia. Workshop Proposal Bisnis salah satu jalannya.

"GRIND mencanangkan satu juta entrepreneur di republik ini. Insya Allah, kalau bisa satu juta kita bisa melakukan percepatan agar Indonesia maju dan sejahtera," ujarnya.

Pria berkacamata itu mengungkapkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2016, angka pengangguran terbuka sebesar 5,5 persen. Artinya, ada sekitar 7 juta orang menganggur dari total 127,7 juta orang angkatan kerja.

"Kita harus memacu diri kita, khususnya bagi kalangan muda Indonesia, jangan jadi penonton, kita harus jadi subjek perubahan," kata Kuntum. (Elzam Zami)
(zik)
Berita Terkait
Elektabilitas Partai...
Elektabilitas Partai Perindo Meroket Hingga tembus3,3%
Presiden Jokowi: Parpol...
Presiden Jokowi: Parpol Harus Hati-hati Pilih Capres dan Cawapres
Partai Perindo: Mars...
Partai Perindo: Mars Partai Perindo dengan QR Code
Profile Partai Perindo
Profile Partai Perindo
Rakernas Partai Perindo...
Rakernas Partai Perindo 2022, Hari Ke-2 Pembekalan DPW Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
TGB Gabung Partai Perindo
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved