RI-Australia Sepakat Soal Penanganan Terorisme dan Intelijen
Rabu, 26 Oktober 2016 - 20:47 WIB
RI-Australia Sepakat Soal Penanganan Terorisme dan Intelijen
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menerima Menteri Luar Negeri (Menlu) Australia Julie Bishop dan delegasi di Istana Negara. Dalam pertemuan itu dibahas rencana kunjungan Jokowi ke Australia pada November 2016 mendatang.
"Kita masih bicara tanggalnya," kata Menlu Retno Marsudi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Meski begitu, Retno mengatakan antara Pemerintah Indonesia dan Australia telah dicapai kesepakatan mengenai sejumlah hal, di antaranya masalah penanganan terorisme.
Retno menyebutkan, salah satunya berkaitan dengan kerja sama kapasitas pembangunan di bidang pencegahan dan penanganan terorisme.
"Misalnya di Semarang ada Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation, kerja sama kita dengan Australia dan Belanda dalam rangka capacity building untuk countering terrorism," paparnya.
Selain hal itu, Retno menuturkan, kerja sama lain yang dicapai antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Australia, Turnbull berkaitan dengan pertukaran informasi intelijen.
"Hal ketiga yang juga perlu kita majukan dan itu dilakukan dengan beberapa negara lain adalah saling sharing infromasi mengenai masalah legislasi nasional, dalam konteks countering terrorism," pungkasnya.
"Kita masih bicara tanggalnya," kata Menlu Retno Marsudi, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (26/10/2016).
Meski begitu, Retno mengatakan antara Pemerintah Indonesia dan Australia telah dicapai kesepakatan mengenai sejumlah hal, di antaranya masalah penanganan terorisme.
Retno menyebutkan, salah satunya berkaitan dengan kerja sama kapasitas pembangunan di bidang pencegahan dan penanganan terorisme.
"Misalnya di Semarang ada Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation, kerja sama kita dengan Australia dan Belanda dalam rangka capacity building untuk countering terrorism," paparnya.
Selain hal itu, Retno menuturkan, kerja sama lain yang dicapai antara Presiden Jokowi dan Perdana Menteri (PM) Australia, Turnbull berkaitan dengan pertukaran informasi intelijen.
"Hal ketiga yang juga perlu kita majukan dan itu dilakukan dengan beberapa negara lain adalah saling sharing infromasi mengenai masalah legislasi nasional, dalam konteks countering terrorism," pungkasnya.
(maf)