KPU Akui Tak Berwenang Beri Sanksi Lembaga Survei Nakal

Senin, 10 Oktober 2016 - 15:36 WIB
KPU Akui Tak Berwenang...
KPU Akui Tak Berwenang Beri Sanksi Lembaga Survei Nakal
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan dalam Peraturan KPU (PKPU)‎ Nomor 5 Tahun 2015 disebutkan peran lembaga survei adalah memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Kemudian mendorong pelaksanaan pemilu yang lancar dan damai, ‎tidak memihak, serta menggali informasi atau survei dengan metode turun ke lapangan.

‎"Pendidikan politik semacam ini bisa menimbulkan gairah kepada masyarakat, wujudnya partisipasi masyarakat akan meningkat‎," papar Arief di Kantor KPU, Jakarta, Senin (10/10/2016).

Menurut Arief, lembaga survei yang terdaftar di KPU akan dilakukan monitoring. Sementara untuk lembaga survei yang tak mengindahkan ketentuan seperti yang diatur dalam PKPU, pihaknya mengaku tak bisa menerapkan sanksi kepada mereka.

‎"KPU tidak bisa lakukan sanksi langsung, beda dengan lembaga pemantau. Kalau lembaga survei nanti dilaporkan asosiasinya, walau KPU bisa membuat dewan etik dari KPU," jelasnya.

Arief mengaku pihaknya tidak berwenang mengambil tindakan tegas terhadap lembaga survei yang nakal. Menurutnya, KPU hanya berwenang membentuk dewan etik yang diserahkan kepada asosiasi lembaga survei atau ditangani lembaga penegak hukum.

"Misal mereka (lembaga survei) mengganggu tahapan, menimbulkan polemik," tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Ungkap Pentingnya...
Survei Ungkap Pentingnya Sentuhan Manusia di Era Adopsi AI oleh Brand di Indonesia
Laboratorium Psikologi...
Laboratorium Psikologi Politik UI Rilis Survei Nasional, Polarisasi Politik Di Indonesia: Mitos Atau Fakta
Rilis Survei ARSC: Titik...
Rilis Survei ARSC: Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024
Hasil Survei ASI, Elektabilitas...
Hasil Survei ASI, Elektabilitas Prabowo dan Ganjar Kejar-kejaran di Basis NU Jawa Timur
Gibran jadi Kandidat...
Gibran jadi Kandidat Cawapres Paling Populer Versi Survei LSI Denny JA
Survei Indikator: Erick...
Survei Indikator: Erick Thohir Cawapres dengan Tingkat Elektabilitas Paling Stabil Tumbuh Positif
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved