TNI Bantah Latihan Militer di Natuna Terkait Konflik Laut China Selatan

Rabu, 05 Oktober 2016 - 15:13 WIB
TNI Bantah Latihan Militer...
TNI Bantah Latihan Militer di Natuna Terkait Konflik Laut China Selatan
A A A
JAKARTA - TNI Angkatan Udara (AU) akan menggelar latihan puncak bertajuk Latihan TNI Angkasa Yudha 2016, di Natuna, Kepulauan Riau. Latihan akan digelar besok, Kamis (6/10/2016).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsma TNI Jemi Trisonjaya mengatakan, lantihan puncak yang di Natuna merupakan bagian dari tahapan latihan perorangan.
Kemudian, kata dia, dilanjutkan dengan latihan satuan dan latihan antar satuan.

"Presiden Joko Widodo rencananya akan menyaksikan langsung latihan ini," kata Jemi melalui keterangan tertulis, Rabu (5/10/2016).

Latihan TNI Angkasa Yudha, lanjut Jemi, juga untuk mengukur sejauh mana profesionalisme dan kesiapan operasi dari latihan satuan TNI AU. Latihan akan melibatkan 73 pesawat tempur, pesawat angkut hingga helikopter.

Lebih dari 2.000 personel TNI AU juga akan ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.Meski melibatkan ribuan personel TNI AU, Jemi menegaskan latihan ini tidak berkaitan dengan ketegangan yang belakangan terjadi di kawasan Laut China Selatan.

"Pelaksanaan latihan di Natuna tidak ada keterkaitan dengan LCS (Laut China Selatan)," ucap Jemi.
(dam)
Berita Terkait
Konflik di Laut China...
Konflik di Laut China Selatan
Pernyataan JAKI Sebagai...
Pernyataan JAKI Sebagai Majelis Rakyat Global untuk Mewujudkan Resolusi Konflik Laut China Selatan
Sejarah Konflik China-Filipina...
Sejarah Konflik China-Filipina dalam Sengketa Laut China Selatan
Mengulik Sejarah Konflik...
Mengulik Sejarah Konflik Laut China Selatan yang Panas
Konflik Laut China Selatan...
Konflik Laut China Selatan Memanas, Kapal China dan Filipina Bertabrakan
Konflik Laut China Selatan,...
Konflik Laut China Selatan, China Utus Menhan Wei Temui Prabowo
Berita Terkini
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved