Demokrat Pertimbangkan Bentuk Sanksi untuk Ruhut Sitompul

Rabu, 05 Oktober 2016 - 14:23 WIB
Demokrat Pertimbangkan...
Demokrat Pertimbangkan Bentuk Sanksi untuk Ruhut Sitompul
A A A
JAKARTA - Komisi Pengawas Partai Demokrat akan memberikan rekomendasi kepada Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono terkait dugaan pelanggaran kode etik Ruhut Sitompul.

Penjatuhan sanksi kepada Ruhut akan diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan.‎ Seperti diketahui, Demokrat memproses Ruhut karena acapkali berseberangan dengan sikap partai, termasuk dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

‎Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto mengatakan, Komwas Demokrat masih membahas persoalan Ruhut. "Sekretaris Jenderal (Hinca Panjaitan) untuk umumkan sanksinya adalah seperti ini, seperti ini, seperti ini," ujar Agus Hermanto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10/2016). (Baca juga: Ruhut Sitompul Siap Mundur dari DPR)

Menurut dia, hingga kini Komwas masih mempertimbangkan sanksi bagi Ruhut. ‎"Kita harus menunggu proses yang dilaksanakan Komwas. Sanksi apa yang harus disampaikan kepada dan sanksi apa yang harus diterapkan kepada Bang Ruhut," papar Wakil Ketua DPR ini.

Agus membenarkan Ruhut tidak memenuhi panggilan Komwas beberapa waktu lalu. "Tentunya untuk klarifikasi. Koreksi kan tentunya harus betul-betul Bang Ruhut juga hadir, semua juga hadir. Sidang harus berjalan betul-betul dengan transparan dan akuntabel," ucap Agus. (Baca juga: Ahok Sebut Ruhut Ajukan Diri Masuk Tim Pemenangan)

Adapun langkah Ruhut yang mengundurkan diri dari jabatan Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Partai Demokrat, kata dia, bukan merupakan sanksi dari partai.

Menurut dia, pengunuduran diri itu merupakan inisiatif dari Ruhut Sitompul. Dia mengungkapkan Komwas Demokrat sebenarnya sudah pernah menjatuhi sanksi bagi Ruhut beberapa waktu yang lalu.

‎"Sanksi untuk Bang Ruhut pada waktu itu sanksinya adalah Bang Ruhut dinonaktifkan dari ketua koordinator ataupun koordinator juru bicara Partai Demokrat waktu itu," tutur Agus.
(dam)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Jaga Kredibilitas Negara,...
Jaga Kredibilitas Negara, Pengamat Dukung Kejagung Usut Korupsi MBG
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Penampakan Bupati Muara...
Penampakan Bupati Muara Enim Edison Pakai Rompi Oranye usai Ditetapkan Tersangka
Tiyo Ardianto Tolak...
Tiyo Ardianto Tolak Tawaran Bertemu Petinggi Lembaga Berbintang yang akan Berikan Apa pun yang Dia Mau
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Meritokrasi di TNI,...
Meritokrasi di TNI, Kapuspen: Jabatan Tak Ditentukan seperti Urut Kacang Tapi Kompetensi
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved