Jelang Pilkada Serentak, KPK Buka Loket Khusus Setor LHKPN

Jum'at, 09 September 2016 - 21:53 WIB
Jelang Pilkada Serentak,...
Jelang Pilkada Serentak, KPK Buka Loket Khusus Setor LHKPN
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membuka loket khusus bagi para calon kepala daerah yang ingin menyetorkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati mengatakan, pembukaan loket khusus bagi para calon kepala daerah dilakukan sebagai bagian dari tindakan pencegahan korupsi jelang gelaran pilkada serentak tahun 2017.

"Direktur LHKPN KPK akan membuat loket khusus untuk pelaporan LHKPN untuk bakal calon kepala daerah untuk pilkada serentak," ujar Yuyuk di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016).

Pelaporan LHKPN oleh bakal calon kepala daerah ini, lanjut Yuyuk, dimulai dari tanggal 21 September hingga 3 Oktober 2015. Kata Yuyuk, nantinya loket pelaporan LHKPN berada di auditorium Gedung KPK.

"Untuk bakal calon kepada daerah diharapkan bisa menyampaikan LHKPN dengan sebenar-benarnya. Form A untuk yang baru melaporkan dan Form B untuk yang sudah pernah menyampaikan LHKPN-nya," beber Yuyuk.

KPK juga mengimbau agar KPU di provinsi/kota/kabupaten untuk berkoordinasi dengan para bakal calon kepala daerah supaya melaporkan LHKPN.

"Kami juga mengimbau pada masyarakat untuk menggunakan data LHKPN ini sebagai pertimbangan untuk memilih kepada daerah di wilayah masing-masing," tutup Yuyuk.
(kri)
Berita Terkait
Mahasiswa Tuntut Transparansi...
Mahasiswa Tuntut Transparansi LHKPN Calon Bupati Gowa 2024
Netizen Soroti LHKPN...
Netizen Soroti LHKPN Cagub Jateng Andika Perkasa
Pilkada Serentak 2020,...
Pilkada Serentak 2020, KPK Terima 627 LHKPN Bakal Calon Kepala Daerah
KPK Ungkap 107 LHKPN...
KPK Ungkap 107 LHKPN Bakal Calon Kepala Daerah Belum Lengkap
KPK Terbitkan Surat...
KPK Terbitkan Surat Edaran, Ingatkan Bakal Calon Kepala Daerah Wajib Lapor LHKPN
Resmi Maju Pilkada Jakarta,...
Resmi Maju Pilkada Jakarta, Harta Kekayaan Pramono Anung Capai Rp104 Miliar
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved