KPK Berharap Zona Integritas Pemilu Tak Sekadar Seremoni Belaka

Senin, 05 September 2016 - 14:49 WIB
KPK Berharap Zona Integritas...
KPK Berharap Zona Integritas Pemilu Tak Sekadar Seremoni Belaka
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengapresiasi peluncuran aplikasi rumah pintar pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Dia berharap aplikasi yang dimaksudkan sebagai zona integritas ‎berfungsi untuk menjadikan pemilu semakin bersih.

‎"Contohnya hari ini saya telat datang (ke acara launcing) ada ekspose, OTT Bupati‎ (Banyuasin)," ujar Agus di Gedung KPU, Jakarta, Senin (5/9/2016).

Agus berharap, aplikasi yang diluncurkan dengan tujuan zona integritas mampu membuat kualitas pemimpin yang dihasilkan dari pemilu dan pilkada semakin meningkat.

Maka itu, kata Agus, dibutuhkan komitmen kuat dari seluruh stake holder baik para penyelenggara maupun peserta pemilu agar zona integritas itu tak sekadar seremonial saja.

"Sudah banyak DPR, DPRD, gubernur, bupati ditangkap KPK. Mudah-mudahan teman-teman bisa ambil pelajaran," ucapnya.

Tak mau kalah dengan KPU, Agus menegaskan pihaknya dalam waktu dekat akan meluncurkan aplikasi terkait zona integritas. Dia menambahkan, aplikasi yang akan diluncurkan tersebut berkaitan dengan pola transparansi pelayanan publik yang dilakukan pemerintah kepada masyarakat.

"Aplikasi jaga sekolah, jaga rumah sakit, jaga perizinan, kalau teman-teman mau gabung mungkin nanti juga untuk memperbaiki pemilu, memperbaiki tata kelola," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
687 Bakal Pasangan Calon...
687 Bakal Pasangan Calon Diterima Pendaftarannya di Pilkada 2020
KPU Ungkap Data Terbaru,...
KPU Ungkap Data Terbaru, 1,7 Juta Pemilih Belum Rekap E-KTP di Pilkada
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Usai Bertemu Kabareskrim,...
Usai Bertemu Kabareskrim, KPU Tegaskan Distribusi Logistik Pilkada Aman
Unik, Bakal Calon Bupati...
Unik, Bakal Calon Bupati Ini Daftar ke KPU dengan Berlari
Dari 28 Provinsi Terdapat...
Dari 28 Provinsi Terdapat Pasangan Calon Tunggal, Tahapan Selanjutnya Ditunda
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved