Instruksi Presiden Melemahkan Kinerja Kementerian dan Lembaga

Minggu, 04 September 2016 - 14:38 WIB
Instruksi Presiden Melemahkan...
Instruksi Presiden Melemahkan Kinerja Kementerian dan Lembaga
A A A
JAKARTA - Upaya pemotongan anggaran di seluruh kementerian dan lembaga yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menuai kritik.

Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan, pemotongan anggaran yang didasarkan pada Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2016 bisa melemahkan kinerja kementerian dan lembaga. Terutama bagi kementerian dan lembaga yang bekerja di wilayah hukum.

"Instruksi Presiden ini sadis, karena anggaran penegakan hukum akan diamputasi," ujar Uchok melalui keterangan persnya, Minggu (4/9/2016).

Dirinya mencatat, ada delapan kementerian dan lembaga hukum yang anggarannya akan dipotong. Beberapa di antaranya, Kepolisian Negara sebesar Rp.2.959.225.000.000, Kemenkum HAM sebesar Rp550.908.000.000, Mahkamah Agung (MA) sebesar Rp192.536.600.000, Kejaksaan Agung (Kejagung) sebesar Rp18.032.000.000.

Lanjutnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp13.001.000.000, Mahkamah Konstitusi (MK) sebesar Rp10.849.534.000.000, Komisi Yudisial (KY) sebesar Rp3.873.738.000.000, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Keuangaan (PPATK) sebesar Rp2.744.000.000.000.

Dia khawatir, pemotongan anggaran untuk kebutuhan dan kepentingan penegakan hukum akan berakibat pada hilangnya rasa aman dalam masyarakat. Minimnya anggaran, dikhawatirkan memperlambat kinerja pemberantasan korupsi. "Bisa-bisa aparat hukum jadi mandul lantaran minim anggaran," ucapnya. (Baca: Lemhanas dan Wantanas Tak Bisa Minta Tambahan Anggaran)

Bahkan, dirinya kecewa dengam sikap DPR tidak berupaya menolak pemotongan anggaran tersebut. "Hingga saat ini minim protes dari DPR. Padahal mereka bunyak hak budget dan pengawasan," tegasnya.
(kur)
Berita Terkait
Presiden Jokowi Terima...
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Presiden Filipina
Presiden Jokowi Tinjau...
Presiden Jokowi Tinjau Vaksin di Papua Barat
Presiden Hadiri Muktamar...
Presiden Hadiri Muktamar Rabithan Melayu-Banjar
3.048 Personel Gabungan...
3.048 Personel Gabungan TNI dan Polri Dikerahkan untuk Pengamanan Kunjungan Presiden ke Papua
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding 'Adili Jokowi' di Sudut Kota Jakarta
Coretan Dinding Adili...
Coretan Dinding Adili Jokowi Kembali Hebohkan Sudut Kota Jakarta
Berita Terkini
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved