Politikus Gerindra Ini Duga Ada Skenario di Balik Pengangkatan Arcandra

Kamis, 18 Agustus 2016 - 19:42 WIB
Politikus Gerindra Ini...
Politikus Gerindra Ini Duga Ada Skenario di Balik Pengangkatan Arcandra
A A A
JAKARTA - Anggota Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafi'i tidak yakin Presiden Joko Widodo tida mengetahui Arcandra Tahar berkewarganegaraan ganda.

"Jokowi tidak mungkin tidak tahu," tutur Syafi'i di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Dia juga tidak yakin apabila Jokowi dijebak orang-orang di sekitarnya dalam pengangkatan Arcandra sebagai Menteri ESDM. "Siapa yang berani jebak? Masak iya (mekanisme pengangkatan menteri) sebegitu ketat, Jokowi kecolongan," tandasnya. (Baca juga: Menteri ESDM Arcandra Tahar Dicopot)

Syafi'i juga tidak setuju jika ada pendapat yang menyalahkan pihak lain terkait pengangkatan Arcandra menjadi Menteri ESDM. Menurut dia, perombakan atau reshuffle kabinet hanya Presiden dan Tuhan yang mengetahui.

Menurut dia, seharusnya Jokowi tidak memberhentikan Arcandra, tapi membatalkan pengangkatannya menjadi Menteri ESDM. Dengan menganulir, menurut dia, keputusan Arcandra yang sangat singkat itu bisa dibatalkan. Sebaliknya, kata dia, keputusan menteri tidak bisa dibatalkan meski Presiden telah memberhentikan Arcandra.

Sekadar informasi, Kementerian ESDM telah melayangkan surat persetujuan ekspor untuk Freeport kepada Kementerian Perdagangan. Izin ekspor konsentrat ini berlaku lima bulan hingga 11 Januari 2017. "Kalau dianulir, kebijakan itu batal demi hukum. Ada apa? Enggak mungkin kebetulan," ungkap anggota Komisi III DPR ini.

Dia merasa yakin ada skenario di balik pengangkatan dan pemberhentian Arcandra dari jabatan Menteri ESDM. "Ini sebuah skenario," katanya menduga.

Atas persoalan ini, dia berpendapat pengangkatan Arcandra telah melanggar hukum. DPR, kata dia, bisa melakukan langkah yang serius terhadap Presiden.

Kendati demikian, Syafi'i tidak yakin wacana pengajuan hak interpelasi atau hak bertanya kepada Presiden oleh DPR akan terealisasi. Pasalnya, kata dia, mayoritas partai di DPR sudah menjadi partai pendukung pemerintah.
(dam)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved