Terungkap, Warga Resah dan Ingin Polisi Hengkang dari Poso

Senin, 25 Juli 2016 - 15:20 WIB
Terungkap, Warga Resah...
Terungkap, Warga Resah dan Ingin Polisi Hengkang dari Poso
A A A
JAKARTA - Mayoritas masyarakat Poso, Sulawesi Tengah meminta agar personel kepolisian meninggalkan wilayah tersebut. Sebab, personel kepolisian dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) dalam operasi pemberantasan tindak pidana terorisme di wilayah itu.

Hal ini merupakan salah satu informasi yang dihimpun Panitia Khusus (Pansus) revisi Undang-undang (UU) Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, dalam kunjungan ke Poso beberapa hari yang lalu.‎

Ketua Pansus revisi UU Antiterorisme‎ M Syafii berpendapat, kondisi di Poso aman, nyaman dan tenteram. "Sedikit pun enggak ada persoalan di Poso. Para pendeta, ustaz, tokoh masyarakat, tokoh pemuda sepakat dengan satu kata, kita sangat benci dengan polisi karena mereka lakukan pelanggaran HAM berat," ujar Syafii di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2016).

"Jadi kalau ada persoalan-persoalan itu, itu hanya dendam kami dengan polisi saja bukan terorisme, kami justru berdoa agar polisi hengkang dari sini (Poso)," tambah Syafii meniru pernyataan sebagian besar masyarakat Poso.

Politikus Partai Gerindra menjelaskan, tindakan yang dilakukan aparat kepolisian selama ini di Poso telah membuat masyarakat setempat benci terhadap Korps Bhayangkara itu.

"Sebelumnya mereka menduga tanpa ada dua bukti permulaan, penjahat kek apa kek dia datangi itu ke rumah malam-malam, lampu dimatiin lalu mata dilakban, mulut dilakban dibawa lalu dipukulin, semua penanganan kaya gitu dan itu terjadi di depan anaknya depan istrinya itu timbulkan kebencian," bebernya.

Bahkan lanjut dia, kepala daerah setempat berharap operasi penanganan kelompok terorisme pimpinan Santoso dihentikan.‎ "Mereka ingin media sampaikan Poso enggak ada apa-apa, aman. Saya keluar malam ke kaki gunung biru yang dibilang bahaya itu banyak orang jualan semua di situ, enggak ada apa-apa, catat besar-besar," imbuhnya.
(maf)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Geledah Rumah Terduga...
Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Densus 88 Sita Senjata Api dan Amunisi
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved