Malaysia dan Singapura Ancam Gugat Indonesia

Jum'at, 01 Juli 2016 - 14:36 WIB
Malaysia dan Singapura...
Malaysia dan Singapura Ancam Gugat Indonesia
A A A
PEKANBARU - Setiap tahun Indonesia selalu mengalami bencana kebakaran hutan dan lahan. Dampaknya, asap tidak hanya menyelimuti sejumlah wilayah di Indonesia, negara tetangga juga terkena imbasnya.

Bahkan dua negara tetangga, Malaysia dan Singapura sudah mengancam akan melakukan upaya hukum jika pada tahun ini Indonesia tidak bisa mengatasi kabut asap.

"Malaysia dan Singapura sudah mengancam kita. Jika tidak bisa menanggulangi kabut asap, mereka akan membawa kita ke peradilan Internasional," ucap Komadan Satuan Tugas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Brigadir Jenderal TNI Nurendi di Posko Penanggulangan Asap Komplek Pangkalan Udara Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau Jumat (1/7/2016).

Dua negeri jiran itu selalu memprotes terkait kiriman asap dari Indonesia. Padahal sejumlah perusahaan berbendera negara tetangga itu pun terlibat pembakaran hutan dan lahan. (Baca juga: 20 HA Lahan PT Sawita Terbakar, Dua Heli dan Pesawat Dikerahkan)

Untuk tahun 2016, Nurendi mengungkapkan penanganan penanggulangan kebakaran di Riau jauh lebih baik dibanding dengan tahun lalu. "Buktinya begitu ada kebakaran langsung kita atasi dengan cepat," ucap Nurendi yang juga menjabat Komadan Korem 031 Wirabima Pekanbaru.

Salah satu cara meredam kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan langkah pencegahan dan patroli rutin. "Baik TNI, Polri, BPBD, Mangkala Agni dan masyarakat kita tempatkan di daerah yang rawan kebakaran. Mereka selalu melakukan patroli rutin. Sebagian anggota juga terus menggencarkan sosialisasi ke masyarakat agar tidak melakukan pembakaran jika ingin membuka lahan," tuturnya.

Selain dari pasukan darat, pemadaman juga diperkuat dengan armada udara. Saat ini beberapa helikopter dan pesawat sudah selalu siap untuk melakukan water bombing (bom air) di lokasi kebakaran.

"Intinya kita selalu bekerja keras. Apapun hasilnya akan kita terima walau tidak memuaskan termasuk pencopotan jabatan. Jadi kita tim satgas baik TNI, Polri, pemda, BPBD sudah siap dengan risiko apapun dalam apa yang sudah kita perbuat," ucapnya.
(dam)
Berita Terkait
Cegah Kebakaran Hutan...
Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan, Pemkab Muba Anggarkan Rp10 Miliar
Penyebab Pendakian Belum...
Penyebab Pendakian Belum Dibuka Meski Titik Api Gunung Arjuno-Welirang Sudah Padam
Provinsi Kanada Umumkan...
Provinsi Kanada Umumkan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan, 24.000 Orang Dievakuasi
Kebakaran Hutan di Chile...
Kebakaran Hutan di Chile Tewaskan 40 Orang
Kebakaran California...
Kebakaran California Meluas, Muncul Titik Api Baru di West Hills
Antisipasi Karhutla,...
Antisipasi Karhutla, Polisi Intensifkan Patroli Hutan di Blora
Berita Terkini
Aplikasi Baru Lindungi...
Aplikasi Baru Lindungi PMI, Siapkan Tombol Darurat hingga E-Wallet
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Sangkal Ada Tren Kenaikan...
Sangkal Ada Tren Kenaikan Lepas Kewarganegaraan, Menkum: Yang Ingin Jadi Warga Negara Lebih Banyak
Mendagri Tito Tegaskan...
Mendagri Tito Tegaskan Kualitas Pelayanan Publik Merupakan Kunci Negara Bisa Bertahan
Bila Mangkir Pemeriksaan,...
Bila Mangkir Pemeriksaan, Febrie Adriansyah Bisa Dijemput Paksa
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved