Kemhan Klaim BIP Bisa Maksimalkan Sistem Informasi Pertahanan

Kamis, 16 Juni 2016 - 14:45 WIB
Kemhan Klaim BIP Bisa...
Kemhan Klaim BIP Bisa Maksimalkan Sistem Informasi Pertahanan
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Instalasi Strategi Nasional (Kabainstranas) Kementerian Pertahanan (Kemhan), Mayjen TNI Paryanto mengatakan, rencana dibentuknya Badan Intelijen Pertahanan (BIP) oleh Kemhan untuk memaksimalkan sistem informasi pertahanan.

Menurut Paryanto, kasus seperti klaim pulau-pulau milik Indonesia oleh negara lain akibat dari lemahnya negara tak memiliki intelijen pertahanan yang memadai. Diakui Paryanto, memang negara telah memiliki Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis (BAIS).

Kata dia, BAIS di bawah Panglima TNI hanya untuk kepentingan operasional pertempuran. Sedangkan, BIP secara khusus untuk mengolah dan menganalisis informasi berkaitan dengan pertahanan.

"Menhan itu punya posisi politik. BIN bisa kita pakai tapi tidak bisa untuk pertahanan‬," ungkap Paryanto saat jumpa pers di Kantor Kemenhan, Jakarta, Kamis (16/5/2016).

Paryanto berpendapat, pekerjaan analisis pertahanan dalam negara butuh waktu puluhan tahun. Sementara, analisis untuk operasional pertempuran cukup dibutuhkan dua tahun seperti yang dikerjakan BAIS.

Karenanya, yang dibutuhkan intelijen pertahanan adalah soal kapasitas dan kapabilitas untuk mengukur kekuatan negara lain. "Inilah yang tidak bisa djawab oleh intel yang lain. Harus ada instrumen yang mengolah dan dibutuhkan orang-orang senior. Kalau bicara perang bicara tentang teknologi, energi dan food‬," jelasnya.

Paryanto menganalogikan, jika intelijen pertahanan untuk memenangkan perang, sementara intelijen TNI atau BAIS untuk memenangkan pertempuran.

"Perang melibatkan segala aspek baik ekonomi, sosial, budaya. Kalau pertempuran hanya pertempuran saja‬," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
TB Hasanuddin Tegaskan...
TB Hasanuddin Tegaskan BIN Koordinator Intelijen Bukan Kemhan
Informasi Intelijen...
Informasi Intelijen Diminta Cepat, Jokowi: Jangan Sudah Kejadian Baru Dikasih Tahu
India Buka Peluang Ekspor...
India Buka Peluang Ekspor Pertahanan ke Indonesia
Ancaman Siber Kian Canggih,...
Ancaman Siber Kian Canggih, ITSEC Cyber Academy Siapkan Tentara Digital untuk Kemhan Senilai Rp960 Miliar
Menhan Prabowo: Pertahanan...
Menhan Prabowo: Pertahanan Teritorial Tulang Punggung Indonesia
Daftar Negara Asia Tenggara...
Daftar Negara Asia Tenggara yang Jadi Koridor Udara Militer AS, Indonesia Kini Jadi Sorotan
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved