Usut Kasus Hakim PN Kepahiang, KPK Periksa Eks Gubernur Bengkulu

Selasa, 07 Juni 2016 - 14:24 WIB
Usut Kasus Hakim PN...
Usut Kasus Hakim PN Kepahiang, KPK Periksa Eks Gubernur Bengkulu
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan suap penanganan perkara korupsi penyalahgunaan honor Dewan Pembina RSUD M Yunus, Bengkulu, tahun anggaran 2011 yang disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bengkulu.

Hari ini mantan Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah pun dipanggil penyidik KPK. Dia akan dimintai keterangan terkait kasus yang menyeret sejumlah hakim tipikor tersebut.

"Diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ES (Edi Santoni)," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/6/2016).

Selain Junaidi, KPK juga memanggil tiga saksi lain. Di antaranya Siti Inshiroh, hakim Tipikor Bengkulu, Sugiharto sopir Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kepahiang dan Ruzian Mizi, pihak swasta.

Junaidi merupakan tersangka kasus dugaan korupsi di RSUD M Yunus. Penetapan tersebut dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri. Sementara KPK tengah mendalami dugaan keterlibatan pihak lain dalam pemberian suap kepada hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu yang menangani perkara korupsi di RSUD M Yunus.

Suap penanganan perkara korupsi penyalahgunaan honor Dewan Pembina RSUD M Yunus Bengkulu di Pengadilan Tipikor Bengkulu terbongkar melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin 23 Mei 2016.

Dalam OTT itu, KPK menangkap Kepala PN Kepahiang, Janner Purba, Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Bengkulu, Toton, dan Panitera Pengganti PN Bengkulu, Badarudin Bacshin, karena diduga menerima suap.

Sementara itu, KPK juga menciduk mantan Kabag Keuangan RS M. Yunus, Safri Safei, dan mantan Wakil Direktur Umum dan Keuangan RS M Yunus, Edi Santoni, sebagai pemberi suap.

Diduga, suap diberikan kepada Janner agar vonis bebas dijatuhkan Safri dan Edi. Sidang pembacaan putusan yang sejatinya digelar 24 Mei 2016 batal digelar lantaran para hakim terjaring OTT.
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved