MUI Dukung Pelaksanaan Hukuman Kebiri

Selasa, 31 Mei 2016 - 16:14 WIB
MUI Dukung Pelaksanaan...
MUI Dukung Pelaksanaan Hukuman Kebiri
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara tegas mendukung pelaksanaan hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan kekerasan seksual terhadap anak maupun perempuan.

Ketua MUI Ma’ruf Amin mengatakan, hukuman kebiri pantas diberikan kepada mereka yang telah melakukan kejahatan seksual. Menurutnya dengan dikebiri akan ada penjeraan bagi pelaku untuk tidak melakukan hal serupa di kemudian hari.

“Kita kalau itu (tujuannya) untuk penjeraan tidak keberatan. Sebagai hukuman takzir boleh saja,” ujar Ma’ruf di Gedung MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (31/5/2016).

Meski demikian, hal berbeda menurut Ma’ruf diberikan bagi pelaku kejahatan seksual yang mengakibatkan korbannya meninggal dunia. Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu menyebut pantas bagi pelaku untuk mendapat hukuman mati.

“Kalau dia sampai membunuh (korbannya), maka dia pantas dihukum mati,” lanjut Ma’ruf.

Ma’ruf menambahkan, di agama Islam sendiri pelaku zina hukumannya adalah rajam. Namun mengingat Indonesia tidak mengenal hukuman jenis itu, maka tepat apabila hukuman kebiri yang diberikan.

“Kalau dia berzina maka sebenarnya di rajam itu (kalau ada). Kalau tidak ya dikebiri,” tambahnya.
(kri)
Berita Terkait
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Diskusi Empat Pilar...
Diskusi Empat Pilar : Mendorong Keberpihakan Negara dalam Perlindungan Anak
Komdigi Undang Platform...
Komdigi Undang Platform Media Sosial Susun Regulasi Perlindungan Anak di Ruang Digital, Ini Langkahnya!
Soal Produk Bebas BPA,...
Soal Produk Bebas BPA, Komnas PA Desak Badan POM Buat Aturan
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved