Cara Lindungi Anak dari Propaganda Paham Radikal

Selasa, 24 Mei 2016 - 19:12 WIB
Cara Lindungi Anak dari...
Cara Lindungi Anak dari Propaganda Paham Radikal
A A A
JAKARTA - Faktor utama yang harus dilakukan para orangtua untuk mencegah anak dari propaganda paham radikal adalah membekali sang anak dengan kemampuan berpikir kritis. Harapannya, sang anak tidak mudah percaya dengan informasi yang didapatkan dari orang lain.

Orangtua harus memerhatikan benda-benda yang dimiliki para anak, apakah ada yang terlihat terlalu ekstrim. Misalnya, terlalu sama dengan pihak tertentu, atau selalu mengenakan benda-benda-benda tertentu.

“Ini penting karena anak biasanya menerima mentah-mentah apa yang dikatakan orang lain,” ujar psikolog anak dan keluarga dari klinik Terpadu Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI), Anna Surti Ariani, Jakarta, Selasa (24/5/2016).

Dia menyarankan, agar para orangtua selalu menjalin kedekatan dengan anak, sehingga anak nyaman bicara dengan keluarga. Selain itu, para orangtua juga harus selalu kenal teman anaknya masing-masing.

“Perhatikan bagaimana mereka berinteraksi dan carikan aktivitas positif buat mereka. Termasuk perubahan yang dialami anak-anak, misalnya anak jadi semakin kasar, atau terus protes pada kebijakan pemerintah yang disiarkan televisi, atau menganggap paham radikal tertentu sebagai hal yang benar,” ucapnya.

Dia mengingatkan, keluarga dan pendidikan dasar menjadi pondasi kuat bagi anak-anak untuk mencegah anak dari propaganda radikal yang menyerbu anak-anak. Lanjutnya, para orangtua harus peka terhadap lingkungan dan perkembangan anak. (Baca: Kesalahan Orangtua Membuat Anak Jadi Korban Kejahatan Seksual)

Bahkan, kata dia, sekolah juga harus mengajarkan soal kedamaian dan kebaikan, bukan sebaliknya. “Jika orangtuanya pecinta negara, maka banyak hal yang harus dilakukan mereka untuk mencegah sang anak dari propaganda radikal,” tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
PTUN Jakarta Kabulkan...
PTUN Jakarta Kabulkan Gugatan Pegawai Kemenham ke Natalius Pigai
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
Inovasi AI Sampah Semarang...
Inovasi AI Sampah Semarang Raih Guangzhou Award 2026
Reaksi Praperadilan...
Reaksi Praperadilan Roy Suryo, Ade Darmawan: Jangan Senang Dulu, Pokok Perkara Tidak Gugur
Pengamat Militer dan...
Pengamat Militer dan Intelijen: Kunjungan PM India ke Indonesia Fokus pada 5 Pilar Utama
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved