Menteri Luhut Luruskan Pernyataan Ryamizard Terkait Peristiwa 65

Jum'at, 20 Mei 2016 - 13:59 WIB
Menteri Luhut Luruskan...
Menteri Luhut Luruskan Pernyataan Ryamizard Terkait Peristiwa 65
A A A
JAKARTA - Menko Polhukam Luhut Binsar Panjaitan menilai, perihal pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menolak membongkar kuburan massal tragedi 1965 perlu diluruskan.

Menurut Luhut, penolakan Ryamizard terhadap penolakan itu dianggap sah-sah saja. Namun dia menegaskan, pembongkaran kuburan massal itu dilakukan untuk mengungkap kebenaran jumlah korban.

"Ya kalau tidak setuju pengungkapan silakan saja. Saya tujuannya sudah jelas. Kita mau klarifikasi benar enggak itu (jumlahnya)," kata Luhut di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Terkait penolakan Menhan, Luhut menilai, karena Ryamizard belum menangkap maksud pembongkaran kuburan tersebut. Dia menginginkan agar melalui pembongkaran itu didapat fakta yang sebenarnya.

Berikutnya untuk membuktikan fakta-fakta tersebut, pihaknya akan melibatkan pihak kepolisian termasuk ahli DNA untuk mengungkap kebenaran bahwa mereka adalah korban tragedi 65.

"Kalau dia enggak mau (menolak pembongkaran) ya berarti dia setuju dengan (jumlah korban) 400 ribu itu. Kalau saya enggak setuju. Saya enggak lihat ada evidence (bukti-bukti)," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved