Kubu Airlangga Dukung Netralitas Jokowi dan Kritik Manuver Luhut

Minggu, 15 Mei 2016 - 12:54 WIB
Kubu Airlangga Dukung...
Kubu Airlangga Dukung Netralitas Jokowi dan Kritik Manuver Luhut
A A A
BALI - Sikap netral Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar, diapresiasi tim sukses (timses) Calon Ketua Umum (Caketum) Golkar, Airlangga Hartarto.

Adapun sikap netral itu disampaikan Presiden Jokowi dalam sambutannya pada pembukaan munaslub, di Nusa Dua Convention Center, Bali, Sabtu 14 Mei 2016 malam.

"Kami apresiasi pidato Pak Jokowi. Apa yang disampaikan sangat jelas sikapnya. Beliau mengatakan tetap berada di Jalan Merdeka Utara. Artinya beliau netral," ujar Ketua Timses Airlangga Hartarto, Melcias Marcus Mekeng di Bali, Minggu (15/5/2016).

‎Diketahui, sebelumnya Timses salah satu Caketum Setya Novanto mengklaim jagoannya didukung lingkaran Istana Kepresidenan.

Dukungan itu disebut-sebut karena lobi Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Luhut Binsar Panjaitan kepada Presiden Jokowi.

Bahkan dalam kesimpulan rapat dengan beberapa pengurus daerah yang bocor ke media, Luhut berjanji berjuang dengan berbagai cara, termasuk mempertaruhkan jabatan demi terpilihnya Setya Novanto.

Mekeng berpendapat, pidato Presiden Jokowi pada pembukaan Munaslub kemarin malam sudah sangat jelas bahwa‎ tidak ada lagi yang mengklaim mendapat restu Presiden Jokowi.

Dia pun berharap ke depan tidak ada lagi pihak yang mencatut dukungan atas nama Presiden untuk mendapatkan dukungan dari pengurus daerah.

"Kepada pemilik suara, kami berharap tidak usah takut dengan ancaman dan intervensi. Tidak usah percaya dengan klaim dapat restu dari presiden. Pidato Presiden Jokowi sudah sangat jelas tidak mencampuri urusan Golkar," kata anggota Komisi XI DPR ini.

Menteri Luhut juga dimintanya agar bertindak sebagai pembina politik di republik ini. Tugas itu harus dijalankan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kegaduhan dan kecurigaan.

Luhut disarankan tidak mengumbar ke publik tentang yang dijagokan pada Munaslub Partai Golkar.‎

"Bersikap saja di tengah seperti Bapak Presiden. Kalau ada pilihan, ya dalam hati saja. Itu baru benar supaya proses demokrasi di tubuh Golkar bisa berjalan demokratis dan terbuka," pungkas mantan Ketua Banggar DPR ini.
(maf)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
KPK Tahan 2 Tersangka...
KPK Tahan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji
HUT ke-80, SPS: Fondasi...
HUT ke-80, SPS: Fondasi Pers Nasional Terletak pada Integritas, Profesionalisme, dan Kepentingan Publik
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Demi Framing, Pengamat...
Demi Framing, Pengamat Menilai Jusuf Hamka Catut Nama Mbak Tutut dan TPI ke Polemik CMNP dengan MNC Asia
Panja RUU Polri Sepakati...
Panja RUU Polri Sepakati Usia Pensiun Polisi, Jenderal Bintang 4 Bisa 61 Tahun
Eks Waka BGN Sony Sonjaya...
Eks Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan JC, Sebut 20 Nama Besar Diduga Terlibat Korupsi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved