Pembongkaran Kuburan Korban Tragedi 1965 Bisa Dibatalkan, Asal...

Minggu, 15 Mei 2016 - 06:09 WIB
Pembongkaran Kuburan...
Pembongkaran Kuburan Korban Tragedi 1965 Bisa Dibatalkan, Asal...
A A A
JAKARTA - Pengamat Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, pembongkaran kuburan korban tragedi 1965 dapat dibatalkan jika seluruh masyarakat Indonesia memiliki kesepakatan bahwa peristiwa tersebut benar adanya.

“Kita bisa berpikir bersepakat sebagai bangsa bahwa memang ada tragedi itu (1965), ada tentara dan ada warga juga yang jadi korban,” ujar Margarito saat dihubungi Sindonews melalui telepon, Sabtu (14/5/2016).

Menurutnya, jika sudah mendapat kesepakatan tentang adanya peristiwa tersebut maka tidak lagi diperlukan adanya pembongkaran untuk membuktikan kebenarannya melainkan membuat langkah baru.

“Kalau kita sudah sepakat dengan semua itu rasanya tidak perlu bongkar makam. Kita hanya perlu saling maafkan, saling mengerti dan tutup buku bahwa peristiwa itu ada dan tidak boleh dilupakan,” kata Margarito.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu untuk membongkar kuburan massal korban tragedi 1965. Namun perintah tersebut ditolak lantaran pembongkaran tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan konflik baru.
(kri)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved