Mabes Polri Nilai Pemasangan Chip Perlu Kajian Mendalam

Sabtu, 14 Mei 2016 - 17:23 WIB
Mabes Polri Nilai Pemasangan...
Mabes Polri Nilai Pemasangan Chip Perlu Kajian Mendalam
A A A
JAKARTA - Mabes Polri menilai penerapan pemasangan chip bagi para pelaku tindak kekerasan seksual pada anak yang sudah keluar dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) masih perlu dikaji melihat banyaknya jumlah penduduk di Indonesia.

“Enggak semua penerapan hukum bisa diterapkan karena melihat dari jumlah penduduk Indonesia yang banyak sementara infrastrukturnya minim jadi ini harus dikaji mendalam,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar melalui pesan singkat kepada Sindonews, Sabtu (14/5/2016).

Menurut Boy, penerapan pemasangan gelang chip bagi pelaku tindak kekerasan seksual pada anak dapat dengan mudah dilakukan seperti di negara New Zealand. Negara yang kecil dengan jumlah penduduk yang sedikit, sehingga dapat dengan mudah dimonitor.

“Ini dalam konteks negara kecil penduduknya dikit. Tapi nanti pada akhirnya pemberatan hukuman itu kebiri atau menggunakan chip nanti ditentukan lagi,” kata Boy.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti juga sudah memberi sinyal untuk mendukung penuh pemerintah menerapkan pemasangan chip bagi para pelaku tindak kekerasan seksual pada anak yang sudah keluar dari penjara.

"Kami harus sesuaikan dengan perkembangan, di negara lain orang yang sudah bebas itu dikasih chip di gelang kakinya," kata Badrodin di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta, Kamis 12 Mei 2016.
(kri)
Berita Terkait
Alasan Bangunkan Salat...
Alasan Bangunkan Salat Subuh, Bocah 12 Tahun Disiram Air Panas di Masjid
Ajak Mandi Tobat, Ternyata...
Ajak Mandi Tobat, Ternyata Modus Dukung Cabuli Anak di Bawah Umur
Muhaimin Iskandar Tandatangani...
Muhaimin Iskandar Tandatangani Petisi Perlindungan Anak
PKB Soroti Perlindungan...
PKB Soroti Perlindungan dan Kasus Penculikan Anak
Bejat, Pria Ini Bawa...
Bejat, Pria Ini Bawa Kabur 2 Anak Tetangga Jadikan Budak Nafsu
Gandeng Yacita, ChildFund...
Gandeng Yacita, ChildFund International di Indonesia Gelar Pertemuan Perlindungan Anak Nasional 2024
Berita Terkini
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Kubu Dokter Tifa Desak JPU Serahkan BAP Ahli dan Daftar Barbuk
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
Selain Bobby Rizaldi,...
Selain Bobby Rizaldi, Tenaga Ahli hingga Dirjen PKN BPK juga Diperiksa KPK terkait Kasus Bupati Muara Enim
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Komjak Janji Awasi Jaksa...
Komjak Janji Awasi Jaksa yang Tangani Kasus Febrie Adriansyah
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved