Ade Komarudin Imbau Kader Golkar Pilih Caketum yang Bersih

Rabu, 11 Mei 2016 - 20:13 WIB
Ade Komarudin Imbau...
Ade Komarudin Imbau Kader Golkar Pilih Caketum yang Bersih
A A A
SURABAYA - Pemilik suara di musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) Partai Golkar diimbau tak salah memilih ketua umum partai itu nantinya. Sebab jika salah memilih, Partai Golkar akan mendapatkan persepsi negatif dari masyarakat.

Calon Ketua Umum Partai Golkar Ade Komarudin (Akom) yakin, Golkar bakal mendapat citra positif dari rakyat jika ketua umumnya nanti menjaga kebersihan hati dan perilaku. Maka itu, ke depan Golkar harus bisa menjaga citra bersih di mata masyarakat.

Dilanjutkannya, citra bersih itu bakal membawa kebaikan bagi Golkar, karena bisa menarik hati pemilih terutama dari kalangan muda dan perempuan.‎ Di samping itu, ketua umum Golkar nantinya harus peka pada keinginan rakyat, termasuk yang muncul di media sosial.

"Kita harus dengarkan suara rakyat yang muncul. Jangan menutup mata dan telinga, namun justru harus dilihat dan didengar. Tentu kita harus jaga kebersihan partai kita. Citra kita harus bersih, jangan buruk," ujarnya saat kampanye di Hotel Pullman, Surabaya, Rabu (11/5/2016).

‎Persepsi publik dianggapnya hal penting dalam politik dan juga penting bagi Partai Golkar. “Begitu publik salahkan kita, maka kita harus hati-hati, karena nanti Golkar yang kena getahnya. Ini tak bisa ditawar-tawar lagi," ucapnya.

Dia menuturkan, sumber daya akan berdatangan dengan sendirinya jika Golkar bisa bersolek dengan baik.‎ Namun, tetap kuncinya ada pada sang ketua umum.

"Yang penting ketua umuMnya harus membersihkan hatinya, harus ikhlas, agar partai tak terbebani dengan keinginan-keinginan pribadi sang ketua umum. Jika saya terpilih sebagai ketum, maka saya harus bekerja betul untuk partai, dan partai harus menang di 2019," katanya.

Lebih lanjut, kata Ade, ‎aspirasi tentang pentingnya Golkar memiliki ketua umum yang bersih dan ikhlas merupakan intisari yang diperolehnya selama bersafari menemui kader-kader di daerah. Tuntutan kader Golkar di daerah memang memiliki ketua umum yang bersih dan tidak bermasalah, sekaligus bisa mengembalikan kejayaan partai yang kini dipimpin Aburizal Bakrie (Ical) itu.

Dia juga menyinggung ‎perlunya Golkar kompak menghadapi tantangan ke depan. Sebab, Golkar akan besar dan bisa menang pemilu jika seluruh kadernya bergotong royong.

"Kalau saya dijadikan ketua umum, akan saya rangkul erat semua pihak, termasuk kandidat lain. Kenapa? Modal kita persatuan, kebersamaan. Basis kita gotong royong. Partai ini bisa makin terus besar dengan kerja sama dan gotong royong," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved