Tangkap Sindikat Perdagangan Orang, Polri Gandeng Polisi Malaysia

Selasa, 10 Mei 2016 - 14:04 WIB
Tangkap Sindikat Perdagangan...
Tangkap Sindikat Perdagangan Orang, Polri Gandeng Polisi Malaysia
A A A
JAKARTA - Permasalahan penyeludupan manusia masih kerap menjadi penyebab utama ketegangan antar negara di kawasan Asia Tenggara diantaranya Indonesia, Malaysia dan Australia. Maka dari itu, kepolisian dari tiga negara tersebut mengadakan rapat intensif untuk mengurangi permasalahan.

Menurut Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Kombes Pol Agus Sutisna, pertemuan tersebut beragendakan mempercepat penemuan solusi supaya tercipta kondusifitas keamanan di kawasan ASEAN.

"Peningkatan kerja sama ini dipastikan dapat menggagalkan lebih banyak lagi tindak pidana penyeludupan manusia di kawasan ASEAN. Bahkan salah satu jaringan sindikat telah teridentifikasi. Mereka beroperasi antara Indonesia dan Malaysia serta sebaliknya. S adalah inisial dari salah satu pucuk pimpinan sindikat ini," ujar Agus melalui rilis yang diterima Sindonews, Selasa (10/5/2016).

Menanggapi keberhasilan penggagalan itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol Anang Iskandar menyatakan bahwa hal ini tidak lepas dari kerja sama yang sebenarnya telah terjalin selama ini.

"Keberhasilan penggagalan penyelundupan manusia itu tidak lepas dari hasil kerja sama antara Polri dan Polis Diraja Malaysia. Semua karena pertukaran informasi yang kerap dilakukan antara Indonesia dengan negara ASEAN lainnya. Salah satunya juga melalui pertemuan sejenis itu, sehingga mampu memberikan dampak nyata dalam penanggulangan tindak pidana penyelundupan manusia," tutur Anang.

Berdasarkan data, imigran yang sudah berada di Indonesia saat ini berjumlah kurang lebih 13.829 orang dan setiap bulannya bertambah sekitar 200 orang. Bukan itu saja, 19 Februari 2016 lalu, Polri telah menggagalkan usaha penyeludupan 71 warga negara Bangladesh dan tiga warga negara Iran dengan tujuan ke Malaysia. Diduga kegiatan tindak pidana penyeludupan manusia itu melibatkan jaringan S.
(kri)
Berita Terkait
Penangkapan Kawanan...
Penangkapan Kawanan Pelaku TPPO di Banten
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap 28 Kasus TPPO dalam 20 Hari, 29 Pelaku Ditangkap
Ditreskrimum Polda Jateng...
Ditreskrimum Polda Jateng Bongkar Sindikat TPPO di Brebes, Korbannya Puluhan Orang
Polda Jateng Tangkap...
Polda Jateng Tangkap 46 Tersangka TPPO Dalam 2 Pekan, 1.337 Orang Jadi Korban
Gagalkan Perdagangan...
Gagalkan Perdagangan Orang ke Malaysia, Ditpolair Amankan Satu Nahkoda Speed Boat
Kasus Perdagangan Orang...
Kasus Perdagangan Orang ke Luar Negeri Kian Marak
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved