KPK Periksa Petinggi Anak Perusahaan Agung Sedayu Group

Senin, 18 April 2016 - 13:06 WIB
KPK Periksa Petinggi...
KPK Periksa Petinggi Anak Perusahaan Agung Sedayu Group
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPD asal Maluku, Nono Sampono. Pemanggilan ini bagian dari upaya KPK untuk menuntaskan kasus proyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Nono Sampono dipanggil KPK sebagai saksi untuk dimintai keterangan dalam kasus tersebut. Pemanggilan ini merupakan yang pertama bagi Nono Sampono dalam kasus yang menjerat pejabat DPRD DKI Jakarta dan pengusaha itu.

"Yang bersangkutan diminta keterangan untuk tersangka MSN (M Sanusi-red)," ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, saat dikonfirmasi, Senin (18/4/2016).

Nono Sampono diperiksa dalam kapasitasnya sebagai salah satu petinggi di PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu Group yang menggarap lima pulau di proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Lima pulau tersebut antara lain, Pulau A (79 Ha), Pulau B (380 Ha), Pulau C (276 Ha), Pulau D (312 Ha), dan Pulau E (284 Ha).

Selain Nono Sampono, KPK juga memanggil Kasubag Rancangan Perda DPRD DKI Jakarta, Damera Hutagalung, Wakil Ketua Baleg DPRD DKI Jakarta, Merry Hotma, ajudan M Taufik, Riki Sudani dan karyawan PT Agung Podomoro Land, Trinanda Prihantoro. (Baca:
(kur)
Berita Terkait
DKI Sebut Pagar Laut...
DKI Sebut Pagar Laut Sepanjang 500 Meter di Seberang Pulau C Reklamasi Sudah Dihentikan
Kerumunan di Pantai...
Kerumunan di Pantai Reklamasi PIK, Warganet: Maaf Corona Gak Berani Masuk Pantai Indah Kapuk
Satpol PP Segel Pantai...
Satpol PP Segel Pantai Reklamasi PIK Gara-gara Kerumunan
Reklamasi Pantai Tanpa...
Reklamasi Pantai Tanpa Izin, PT PAN Didenda Miliaran Rupiah
Wisata Pasir Putih Pantai...
Wisata Pasir Putih Pantai Reklamasi
Pantai Reklamasi PIK...
Pantai Reklamasi PIK Ramai Pengunjung, Warganet: Corona, Corona, Panen Corona
Berita Terkini
Kapolri Naikkan Pangkat...
Kapolri Naikkan Pangkat 4 Pati Polri Jadi Komjen, Ini Daftar Lengkapnya
Divonis 10 Tahun Penjara,...
Divonis 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim: Mereka Tahu Saya Tidak Bersalah
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved