Legalitas Penyelenggara Munas Golkar Dipertanyakan

Jum'at, 15 April 2016 - 12:54 WIB
Legalitas Penyelenggara...
Legalitas Penyelenggara Munas Golkar Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Legalitas Kepengurusan Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional (Munas) Bali dalam melaksanakan Munas 17 Mei mendatang dipertanyakan. Alasannya, hingga sekarang Surat Keputusan (SK) kepengurusannya belum diterbitkan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar hasil Munas Bali, Ahmad Doli Kurnia mengatakan, belum adanya SK tersebut kepengurusan yang berlaku sekarang adalah hasil Munas Riau 2009.

"Bila alasan pengunduran yang disampaikan saudara Nurdin Halid karena menunggu SK Kemenkumham, pertanyaannya adalah apa legal standing DPP Partai Golkar Bali rekonsiliasi kemarin melakukan rapat pleno dan menetapkan waktu dan membentuk panitia Munas," ujar Doli dalam siaran persnya yang diterima Sindonews, Jumat (15/4/2016).

Mantan Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ini menegaskan, perlu ada kepastian legalitas kepengurusan mana yang berhak melaksanakan Munas. Menurutnya, persoalan tersebut sangat berpengaruh terhadap kepesertaan dan hasil Munas. (Baca: Usai Deklarasi Calon Ketum Golkar, Priyo Langsung Serang Pesaingnya)

"Jangan sampai Munas dipersiapkan oleh DPP Partai Golkar Bali rekonsiliasi, tetapi pemerintah tetap menginginkan penyelenggaranya adalah DPP Partai Golkar Riau yang sudah memenuhi unsur rekonsiliasi," ucapnya.
(kur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Daftar Kapolda Baru...
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik Kapolri pada Juli 2026, Ada Irjen Pipit Rismanto
Penyebaran Budaya LGBT...
Penyebaran Budaya LGBT Ancaman Negara Nonmiliter, Ada di Perpres yang Diteken Prabowo
Fenomena Korupsi di...
Fenomena Korupsi di Era Pemerintahan Prabowo Subianto
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas,...
Tinggalkan Jabatan Kakorlantas, Irjen Pol Agus Suryonugroho Sampaikan Pesan Ini ke Penerusnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved