Kematian Siyono Layak Disebut Pelanggaran HAM

Kamis, 14 April 2016 - 07:40 WIB
Kematian Siyono Layak...
Kematian Siyono Layak Disebut Pelanggaran HAM
A A A
YOGYAKARTA - Kematian terduga teroris asal Klaten, Siyono dinilai tidak wajar. Ada indikasi pelanggaran HAM yang dilakukan personil Densus 88 Mabes Polri. Itu terlihat dari hasil autopsi yang terhadap jenazah Siyono yang dilakukan tim dokter forensik PP Muhammadiyah.

"Melihat hasil autopsi, kami mendesak Komnas HAM supaya menjadikan kasus Siyono ini menjadi pelanggaran HAM," kata Anggota Tim Pembela Kemanusiaan, Trisno Raharjo dalam keterangan pers di Pusham UII Yogyakarta, kemarin.

Tim Pembela Kemanusiaan sendiri merupakan bentukan dari PP Muhammadiyah untuk mengawal kasus Siyono. Tim ini beranggotakan dari berbagai elemen, seperti LBH Yogya, Pusat Konsultasi dan Bantuan Hukum UMY, PKBH UAD, PKBH Universitas Muhammadiyah Surakarta, Pusham UII, Forum LSM, ICM, LBH Kadin DIY, dan LBH Baskara PM DIY.

"Kasus Siyono ini sudah bukan hanya pada ranah etik pelanggaran personel Densus 88, namun sudah mengarah ke arah pidana," imbuh Dekan Fak Hukum UMY itu.

Selain hasil autopsi, pemberian uang dua gepok senilai Rp 100 juta juga sebagai bukti ada pelangaran. Sudah sepantasnya, kasus kematian Siyono ini dinaikan statusnya menjadi pelanggaran HAM.

Mereka juga mempertanyakan kenaikan status Siyono, yang sebelumnya terduga teroris menjadi tersangka. Hal itu menimbulkan kerancuan banyak kalangan.

"Sejak kapan status Siyono menjadi tersangka. Awalnya berstatus terduga teroris, tapi saat ayahnya menerima surat sudah menjadi tersangka," katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta polisi terbuka dan transparan dalam penyelidikan kasus ini. Independen dan profesional diperlukan agar tidak ada kecurigaan dari berbagai pihak.
(maf)
Berita Terkait
Mabes Polri Diserang...
Mabes Polri Diserang Teroris, Densus 88 Anti Teror Ringkus Habib Warga Kabupaten Bandung
Densus 88 Tangkap 59...
Densus 88 Tangkap 59 Tersangka Teroris
16 Tersangka Teroris...
16 Tersangka Teroris Ditangkap di Sumbar, BNPT: NII Harus Diwaspadai
Penangkapan Terduga...
Penangkapan Terduga Teroris di Medan
Pasca Penangkapan Terduga...
Pasca Penangkapan Terduga Teroris, Kapolda Pastikan Situasi Babel Kondusif
KAI Buka Suara Terkait...
KAI Buka Suara Terkait Penangkapan Satu Pegawai Terduga Teroris
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
Ilmuwan Ungkap Aktivitas...
Ilmuwan Ungkap Aktivitas Otak Manusia Menjelang Kematian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved