Istri Tawanan Abu Sayyaf Minta Jokowi Terbang ke Filipina

Selasa, 05 April 2016 - 07:23 WIB
Istri Tawanan Abu Sayyaf...
Istri Tawanan Abu Sayyaf Minta Jokowi Terbang ke Filipina
A A A
MAKASSAR - Batas waktu yang diberikan kelompok Abu Sayyaf kepada pemerintah Indonesia menyediakan uang tebusan untuk membebaskan 10 warga negara Indonesia (WNI) semakin dekat.

Kondisi tersebut membuat keluarga sandera merasa kian khawatir terhadap nasib tawanan. Kekhawatiran itu terpancar dari wajah Andi Tahira, istri Surianto, salah satu kru kapal Indonesia yang dibajak kelompok Abu Sayyaf di perairan Languyan, Filipina pada 26 Maret 2016.

Di sudut rumahnya di Gilireng, Wajo, Sulawesi Selatan pada Senin 4 April 2016, Tahira terlihat serius memperhatikan telepon genggamnya berharap ada kabar mengenai nasib suaminya.

Telepon pun berdering. Ternyata panggilan itu dari perusahaan tempat suaminya bekerja di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Baca: Luhut Sebut Perusahaan Bersedia Bayar Tebusan 10 WNI yang Disandera)

Dengan mengaktifkan speaker telepon genggamnya, Tahira memperdengarkan pembicaraanya dengan pihak perusahaan suaminya kepada kedua orangtua Surianto yang juga terlihat cemas.

Pihak perusahaan memberikan kabar bahwa Surianto dan seluruh kru kapal dalam kondisi sehat. Pihak perusahaan juga mengungkapkan saat ini telah berlangsung negosiasi dengan penyandera.

"Pihak perusahaan tidak menjelaskan siapa yang terlibat negosiasi itu," ungkap Tahira, Senin 4 April 2016.

Tidak hanya menyandarkan upaya yang dilakukan perusahaan tempat suaminya bekerja, Tahira juga berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun langsung bernegosiasi dengan penyandera.

Tahira berharap Presiden Jokowi terbang ke Filipina untuk untuk membebaskan suaminya dan para kru kapal.

Seperti diketahui, kelompok Abu Sayyaf memberikan waktu hingga 8 April 2016 kepada Pemerintah Indonesia untuk menyediakan 50 juta peso atau Rp15 miliar untuk membebaskan 10 WNI kru kapal Brahma 12 yang dibajak pada 26 Maret 2016.
(dam)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Infografis
Bukan Indonesia, Trump...
Bukan Indonesia, Trump Minta Pindahkan Warga Gaza ke Negara ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved