Istana Enggan Komentari Statmen Rizal Ramli Soal Matahari Kembar

Sabtu, 02 April 2016 - 04:33 WIB
Istana Enggan Komentari...
Istana Enggan Komentari Statmen Rizal Ramli Soal Matahari Kembar
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli sempat mengeluarkan statmen 'matahari kembar' saat diminta pendapatnya terkait isu reshuffle kabinet jilid II.

Entah atas dasar apa Rizal tiba-tiba mengeluarkan statmen tersebut. Yang jelas, Rizal awalnya menyinggung masalah reshuffle kabinet adalah kewenangan presiden. Hal itu disampaikan Rizal menjawab pertanyaan wartawan.

Rizal menilai di bawah kepemimpinan Joko Widodo (Jokowi) lambat laun kemajuan Indonesia sudah berada dalam tren yang positif. Maka itu, dia berharap langkah presiden diikuti oleh seluruh pembantunya tanpa terkecuali.

Kabar beredar, statmen 'dua matahari' dari Rizal diduga dialamatkan kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Lalu apa tanggapan Istana menanggapi hal itu? Kebetulan Rizal Ramli dipanggil Jokowi kemarin.

"Pak RR mungkin ketemu Presiden (hari ini) berkaitan dengan tugasnya Pak RR sebagai Menko Maritim. Saya tadi tidak hadir, jadi saya tidak tahu," kata Johan di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (1/4/2016).

Johan menduga, dipanggilnya Rizal oleh Jokowi tak ada kaitannya dengan statmen 'matahari kembar'. Menurutnya, Rizal menghadap Jokowi terkait tugas dan fungsinya sebagai Menko bidang Kemaritiman. Johan pun enggan menanggapi statmen Rizal tersebut.

"Kalau soal dua matahari yang disampaikan itu lebih baik ditanya ke Pak RR saja, apa maksudnya. Nanti saya dibilang neolib," kata Johan sambil bercanda.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengatakan, dalam sebuah pemerintahan harus ada satu garis komando yang jelas. "Di setiap negara atau organisasi, tidak boleh ada dua matahari," ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis 31 Maret 2016.
(kri)
Berita Terkait
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Jokowi Lantik Dua Menteri...
Jokowi Lantik Dua Menteri dan Tiga Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju
JK Sentil Wacana Kabinet...
JK Sentil Wacana Kabinet Prabowo Diisi 40 Menteri: Artinya Bukan Kabinet Kerja tapi Politis
Penilaian 6 Menteri...
Penilaian 6 Menteri Baru di Mata Jokowi
Reshuffle Kabinet, PKS...
Reshuffle Kabinet, PKS Sarankan Jokowi Libatkan KPK Pilih Calon Menteri
Berita Terkini
Kejagung Periksa 9 Saksi...
Kejagung Periksa 9 Saksi di Kasus Dugaan TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
Lantik 734 Perwira Prajurit...
Lantik 734 Perwira Prajurit Karier, Panglima TNI Tekankan Adaptasi Teknologi
Ancaman Radikalisme...
Ancaman Radikalisme Digital Meningkat, Pemda Diminta Jadi Garda Terdepan
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Musyawarah III Majelis...
Musyawarah III Majelis Syura PKS Hasilkan Empat Putusan Strategis
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved