Kemkumham dan Menpan RB Patut Disalahkan Kapasitas LP Membludak

Sabtu, 26 Maret 2016 - 16:38 WIB
Kemkumham dan Menpan...
Kemkumham dan Menpan RB Patut Disalahkan Kapasitas LP Membludak
A A A
JAKARTA - Kelebihan kapasitas di Lembaga Pemasyarakatan (LP/Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) saat ini dinilai bukan sepenuhnya kesalahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham).

Persoalan itu dinilai juga terletak pada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi‎.‎

Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad berpendapat, ‎tragedi kebakaran di LP Malabero Bengkulu sangat memperihatinkan karena menelan korban jiwa dalam jumlah signifikan.

Maka itu kata dia, harus ada evaluasi serius terhadap pihak terkait agar peristiwa serupa tak terulang kembali di kemudian hari. "Kita jangan hanya salahkan Kemkumham," ujar Dasco dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/3/2016).

Karena dia melihat masalah utama di LP adalah tidak sebandingnya jumlah warga binaan dengan jumlah pegawai LP.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, informasi yang didapat secara nasional saat ini seorang pegawai LP harus mengawasi sekitar 55 warga binaan. Hal itu dianggapnya tentu tidak akan cukup.

"Kondisi ini semakin parah setelah Menpan RB Yudi Chrisnandi menerapkan moratorium penerimaan CPNS, padahal jumlah warga binaan kasus narkoba terus membludak," tutur politikus Partai Gerindra ini.

Dia menambahkan, hingga saat ini jumlah tahanan dan narapidana kasus narkotik sebanyak 29,34 persen dari total penghuni 173 ribu lebih.

"Saya dengar di beberapa daerah seperti Kabupaten Bogor karena ada LP Cibinong yang baru dan LP Gunung Sindur satu regu pegawai penjaga yang tadinya terdiri dari 15 orang sekarang hanya sembilan orang karena sebagian dialihkan ke LP," katanya.

Dia menambahkan, ‎LP baru tersebut atau LP anak Bandung dengan isi 189 orang dengan jumlah penjaga 12 orang yang dibagi menjadi empat regu, di mana satu regunya beranggota tiga orang menjaga keamanan.

Kondisi itu dinilai sangat berbahaya dan tragedi di LP Bengkulu itu bisa kembali terulang di LP tersebut. "Satu-satunya jalan untuk bersihkan LP dari narkoba adalah penambahan signifikan jumlah pegawai LP," tegasnya.

Setidaknya kuota jumlah pegawai satu berbanding 25 orang, baru pengawasan biar efektif. "Menpan RB harus buat kebijakan khusus soal LP, sebab jika terus dibiarkan maka LP justru akan menjadi surga bagi pecandu narkoba," pungkasnya.

Pilihan:

April, Polri Akan Mutasi Besar-besaran Sejumlah Perwira Tinggi
(maf)
Berita Terkait
Carut Marut Pengelolaan...
Carut Marut Pengelolaan Keuangan Arsenal
Carut Marut Corona Dalam...
Carut Marut Corona Dalam Monolog Gegeh B Setiadi
Carut Marut Bangladesh,...
Carut Marut Bangladesh, Ini Pemimpin yang Didukung AS Menggantikan Sheikh Hasina
Carut Marut Bansos,...
Carut Marut Bansos, Kejatisu Periksa Pihak Terkait di Batubara
Kajari Batu Bara Terima...
Kajari Batu Bara Terima Laporan Carut Marut soal Bansos
Israel Tak Peduli Ekonomi...
Israel Tak Peduli Ekonomi Carut Marut Asal Menang Perang
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved