Gagal Bersatu di Munaslub, Golkar Ibarat Lagu Bengawan Solo

Minggu, 28 Februari 2016 - 18:55 WIB
Gagal Bersatu di Munaslub,...
Gagal Bersatu di Munaslub, Golkar Ibarat Lagu Bengawan Solo
A A A
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing mengaku kurang yakin pelaksanaan Munaslub Golkar pada April mendatang akan menyatukan kembali faksi-faksi yang berseberangan.

Sebab, dia mendengar kabar bahwa pengurus Golkar masih terus menggelar Musyawarah Daerah (Musda) berdasarkan adanya kubu-kubuan.

"Kalau bertahan masih berada posisi masing-masing, jangan-jangan Munaslub ini topeng. Padahal di sini (Munaslub) perlu penyatuan faksi yang bertikai. Ketika itu Musda terjadi, tidak tahu lagi ke depan," ujar Emrus saat diskusi di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu (28/2/2016).

Menurut Emrus, Munaslub menjadi momentum yang tepat bagi elite dan pengurus Golkar untuk mencapai rekonsiliasi. Sebab, jika Munaslub tak menghasilkan penyatuan kembali, dia khawatir Golkar akan terpecah belah.

Dia juga khawatir, Partai Golkar akan 'dibonsai' menjadi banyak partai seperti kemunculan partai-partai yang notabene bermula dari rasa kecewa kader, terhadap kebijakan partai yang akhirnya memilih membentuk partai baru.

"Kalau terjadi terus, Partai Golkar menjadi lagu tentang Bengawan Solo, riwayatmu kini," pungkasnya.

PILIHAN:

Munaslub Golkar Diharapkan Hasilkan Empat Konsensus Ini

Caketum Golkar Diminta Dibatasi Bertemu Peserta Munaslub
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved