Punya Nilai Historis, Pemerintah Ingin PPP Berhenti Ribut

Rabu, 24 Februari 2016 - 19:27 WIB
Punya Nilai Historis,...
Punya Nilai Historis, Pemerintah Ingin PPP Berhenti Ribut
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo angkat bicara dan berharap Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bisa menyelesaikan perselisihan internalnya, untuk kembali berkiprah secara maksimal di perpolitikan nasional.

"Di mata pemerintah dan saya pribadi, PPP hanya satu. Ibarat satu keluarga, ada kakak, adik, suami, istri, (kalau) ribut urusan keluarga itu wajar," kata Tjahjo saat membuka Mukernas IV PPP di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu (24/2/2016).

Menurut mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, keberadaan PPP di Indonesia sulit untuk dilepaskan begitu saja. Diakuinya, nilai historis dari partai berlambang Kakbah ini dan mengusung warna hijau ini sangat lekat dengan bangsa ini.

"PPP sebagai pilar demokrasi bagian tidak terpisahkan dari NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)," ucap Tjahjo.

Oleh karena itu Tjahjo mengajak PPP segera menyelesaikan konflik internalnya. Apalagi ke depan partai politik (parpol) akan dihadapkan sejumlah agenda nasional, baik Pilkada Serentak 2017 maupun verifikasi parpol menuju Pemilu 2019.

"Pemilu ini akan bisa berlangsung kalau parpol punya peran yang sama yaitu mempersiapkan presiden, wakil presiden, anggota DPR, calon gubernur, wali kota dan bupati," tuturnya.

"Jadi dari seluruh parpol (termasuk PPP), harus mampu mempersiapkan konsolidasi nasional untuk membangun sistem presidensil yang solid," tambahnya.

Pilihan:

Ahmad Dhani Kritik Revolusi Mental Jokowi dan Tambahnya Utang RI
(maf)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved