Anggaran Alutsista Diusulkan Naik Jadi Rp250 T di 2019
Selasa, 23 Februari 2016 - 20:17 WIB
Anggaran Alutsista Diusulkan Naik Jadi Rp250 T di 2019
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar anggaran alat utama sistem pertahanan (Alutsista) dapat meningkat menjadi Rp250 triliun pada 2019. Untuk saat ini, anggaran TNI diharapkan dapat meningkat di atas 1%.
"Apabila pertumbuhannya bisa seperti diharapkan di atas 6%, maka diharapkan tahun 2019 anggaran buat TNI sekitar Rp200 atau Rp250 triliun," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).
Dia menjelaskan, Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar pembelian alutsista dapat transparan dan terukur. Sebab, ke depannya yang akan menjadi kekuatan selain alutsista dalam pertarungan ke depan adalah mengenai pangan dan energi.
"Di samping itu, presiden akan segera memutuskan restrukturisasi TNI, karena sekarang ini sudah selesai oleh panglima TNI dan kementerian terkait dan sudah diajukan ke presiden," imbuh dia.
Politikus PDIP ini berharap, agar dalam waktu dekat keputusan mengenai restrukturisasi tersebut akan segera turun sehingga membuat TNI semakin kuat.
"Terakhir presiden menyampaikan meminta untuk pembangunan TNI tidak berpusat di Jawa lagi, tapi betul-betul Indonesia centris. Ini dimulai dari pinggiran sehingga kekuatan itu menjadi merata," pungkasnya.
PILIHAN:
Istana Bantah Jokowi Intervensi Kasus Novel Baswedan
Jaksa Agung Dinilai Tak Beri Teladan pada Anak Buahnya
"Apabila pertumbuhannya bisa seperti diharapkan di atas 6%, maka diharapkan tahun 2019 anggaran buat TNI sekitar Rp200 atau Rp250 triliun," kata Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (23/2/2016).
Dia menjelaskan, Presiden Jokowi juga memberikan arahan agar pembelian alutsista dapat transparan dan terukur. Sebab, ke depannya yang akan menjadi kekuatan selain alutsista dalam pertarungan ke depan adalah mengenai pangan dan energi.
"Di samping itu, presiden akan segera memutuskan restrukturisasi TNI, karena sekarang ini sudah selesai oleh panglima TNI dan kementerian terkait dan sudah diajukan ke presiden," imbuh dia.
Politikus PDIP ini berharap, agar dalam waktu dekat keputusan mengenai restrukturisasi tersebut akan segera turun sehingga membuat TNI semakin kuat.
"Terakhir presiden menyampaikan meminta untuk pembangunan TNI tidak berpusat di Jawa lagi, tapi betul-betul Indonesia centris. Ini dimulai dari pinggiran sehingga kekuatan itu menjadi merata," pungkasnya.
PILIHAN:
Istana Bantah Jokowi Intervensi Kasus Novel Baswedan
Jaksa Agung Dinilai Tak Beri Teladan pada Anak Buahnya
(kri)