Setya Novanto: Saya Tak Pernah Minta Saham

Kamis, 04 Februari 2016 - 16:05 WIB
Setya Novanto: Saya...
Setya Novanto: Saya Tak Pernah Minta Saham
A A A
JAKARTA - Mantan Ketua DPR Setya Novanto telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan permufakatan jahat dalam perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung).

Novanto diperiksa kurang lebih selama tujuh jam. Dalam pemeriksaan itu, sejumlah pertanyaan terkait dugaan pencatutan nama Presiden dan Wakil Presiden terkait perpanjangan kontrak PT Freeport Indonesia.

Politikus dari Partai Golkar itu menegaskan tidak pernah mencatut nama Presiden. "Saya tidak pernah meminta saham dan tidak pernah mencatut nama Presiden dan Wakil Presiden. Tentu semua itu tak benar," ucap Novanto usai diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Kamis (4/2/2016).

Novanto mulai diperiksa oleh tim penyidik pada pukul 08.00 WIB dan baru usai sekitar pukul 15.00 WIB. Menurut dia, kedatangannya ke Kejagung atas inisiatif sendiri sebagai bukti dirinya adalah warga negara yang taat hukum.

"Saya sebagai warga negara yang mengerti hukum dan saya niat secara pribadi, saya datang ke kejaksaan untuk bersedia diperiksa tanpa menunggu waktu yang saya bilang ditunda dua minggu," tutur Novanto.

Novanto menuturkan, dalam pemeriksaan yang berlangsung selama tujuh jam itu, dirinya telah membeberkan apa yang diketahui dan dialaminya terkait pertemuannya dengan pengusaha Riza Chalid dan Maroef Sjamsoeddin yang saat itu menjabat Direktur Utama PT Freeport Indonesia.

"Saya sampaikan apa yang saya ketahui dan apa yang saya alami. Selanjutnya saya serahkan ke penyidik. Semoga berjalan lancar," ucap Novanto.


PILIHAN:

Dita Aditia Menangis Usai Diperiksa Bareskrim
(dam)
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved