Nasir Djamil Sebut Pansus Freeport Penting untuk Kedaulatan RI

Senin, 01 Februari 2016 - 15:12 WIB
Nasir Djamil Sebut Pansus...
Nasir Djamil Sebut Pansus Freeport Penting untuk Kedaulatan RI
A A A
JAKARTA - Wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Freeport yang terus menjadi perbincangan di parlemen, jika terbentuk kemudian sesungguhnya untuk menyelamatkan energi serta kedaulatan Republik Indonesia (RI) dari bancakan asing.

Hal itu dikatakan Anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil. Menurut Nasir, selain itu kita juga harus mandiri dalam bidang energi, jika tidak, posisi Indonesia akan sangat rapuh.

“Jadi menurut saya, dengan kompleksitas masalah yang besar, menyangkut perusahaan besar, dan juga orang-orang besar yang nanti akan dimintai keterangannya, maka paling pas dibentuk Pansus Freeport,” kata Nasir Djamil lewat per rilis kepada Sindonews, Senin (1/2/2016).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menjelaskan, Pansus memiliki kewenangan yang lebih tinggi ketimbang Panitia Kerja atau Panja. Sebab penanggungjawab Pansus langsung Pemimpin DPR, sedangkan Panja, cukup pimpinan komisi bersangkutan saja.

“Mengingat banyak persoalan yang mengitari Freeport, lalu daya ungkitnya juga besar, jalan yang efektif ya bentuk Pansus untuk menuntaskan masalah yang selama ini menjadi pertanyaan publik,” tambah Nasir.

Nasir menegaskan, Pansus Freeport yang akan dibentuk hendaknya menghindari kesan sebagai bentuk intervensi politik. Pansus harus menjadi instrumen DPR mengurai dan memberikan solusi bagi persoalan Freeport dan juga problematika investasi pertambangan selama ini.

“Jadi fokus pada penyelidikan masalah yang akan dibereskan dan hilangkan kesan politisasi,” tambahnya.

Karena itu lanjut politisi yang dikenal cukup vokal ini, Pansus harus memiliki data yang kuat, akurat dan dalil yang juga sangat kuat. Sehingga dalam bekerja, Pansus dibekali perangkat yang memadai.

“Mengapa Pansus yang sudah bergulir lama ini belum terbentuk, mungkin karena DPR sedang melengkapi data dan fakta-fakta yang lebih kuat,” ucap Nasir.

Ditanya mengenai sikap fraksi, Nasir mengungkapkan, sepanjang anggota memiliki argumentasi dan didukung data serta fakta yang akurat soal pentingnya Pansus Freeport, fraksi akan mengikutinya.
(maf)
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Kejagung Imbau Publik...
Kejagung Imbau Publik Tak Beropini terkait Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Pimpinan DPR Sangkal...
Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved