Pesan Jokowi di Konferensi Internasional Keluarga Berencana

Senin, 25 Januari 2016 - 22:38 WIB
Pesan Jokowi di Konferensi...
Pesan Jokowi di Konferensi Internasional Keluarga Berencana
A A A
BALI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara International Conference on Family Planning (ICFP) atau Konferensi Internasional tentang Keluarga Berencana.

Jokowi menyatakan, dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin berat dan permasalahan kompleks diperlukan kualitas hidup yang baik untuk menghadapinya.

Di mana dalam menggapai kualitas hidup yang baik akan dimulai dari ibu yang sehat yang akan melahirkan anak yang sehat, sehingga dapat melahirkan generasi yang sehat yang berkualitas serta berbudi luhur.

Jokowi menyampaikam bahwasannya pelaksanaan program keluarga berencana memberi manfaat besar bagi terbentuknya generasi muda yang berkualitas yang akan mendorong terwujudnya tujuan pembangunan yang nantinya akan membawa kemakmuran dan kesejahtetaan bagi dunia.

"Kemajuan keluarga berencana berkat kerja keras dan kepemimpinan orang-orang tulus seperti hadirin semua, saya sangat apresiasi," kata Jokowi saat membuka International Conference on Family Planning ( ICFP) ke 4 yang bertempat di BNDCC Nusa Dua, Badung, Senin (25/1/2016).

Menurut Jokowi, pertumbuhan penduduk Indonesia yang mencapai 1.32 persen, menunjukkan masih perlu diambil berbagai langkah nyata dalam mensukseskan program keluarga berencana.

Aksi lokal dengan membentuk Kampung Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya dalam mengurangi masyarakat khususnya kaum wanita yang putus KB.

"Langkah nyata lainnya seperti sosialisasi penggunaan alat kontrasepsi jangka panjang, pemasangan alat kontrasepsi yang murah bahkan gratis," ucap Jokowi.

"Serta meningkatkan peran tenaga kesehatan dalam pensosialisasikam pentingnya KB dan peningkatan peran serta dan keterlibatan ibu ibu dalam PKK untuk menggerakkan program KB tersebut," imbuhnya.

Diakui Jokowi, pemerintah daerah juga diminta terus untuk mensosialisasikan dan menjadikan KB program prioritas. "Investasi KB adalah mutlak," paparnya.

"Dengan perencanaan kehamilan akan terlahir anak yang sehat dan kehidupan dari ibu juga akan semakin berkualitas," pungkasnya.

Pilihan:

Tiga Tokoh Ini Raih Penghargaan Gus Dur Award
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Layanan KB...
Tingkatkan Layanan KB Lewat Inovasi, Kemendukbangga/BKKBN Berikan Apresiasi
Kesetaraan Gender dalam...
Kesetaraan Gender dalam Ber-KB
Gandeng TNI, Baksos...
Gandeng TNI, Baksos KB Dilaksanakan di Kota Parepare
Kota Parepare Terbaik...
Kota Parepare Terbaik Nasional Pendataan Keluarga 2021
Kemendukbangga Siapkan...
Kemendukbangga Siapkan Program Ayah Idaman untuk Tingkatkan Partisipasi KB Pria
Perempuan Masih Enggan...
Perempuan Masih Enggan Menggunakan Alat Kontrasepsi, Ini Kata DKT Indonesia
Berita Terkini
Daftar Lengkap Mutasi...
Daftar Lengkap Mutasi Besar-besaran di Kejaksaan, Dirdik Jampidsus hingga Kajati
Mahfud MD Ungkap Alasan...
Mahfud MD Ungkap Alasan KPK Harus Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah, Singgung Asas Konflik Kepentingan
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved