Kewenangan Penangkapan BIN Berpotensi Melanggar HAM

Senin, 18 Januari 2016 - 17:32 WIB
Kewenangan Penangkapan...
Kewenangan Penangkapan BIN Berpotensi Melanggar HAM
A A A
JAKARTA - Permintaan agar Badan Intelijen Negara (BIN) diberi wewenang menangkap dan menahan tersangka teroris menuai banyak penolakan. Anggota Komisi I DPR TB Hasanudin adalah salah satu sosok yang menolak usulan tersebut.

Hasanudin menjelaskan, tugas dan wewenang BIN telah diatur dalam Undang-undang Nomor 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Kewenangan menangkap pada BIN, lanjut Hasanudin, pernah ditolak oleh komunitas publik saat UU tersebut diundangkan lantaran rentan disalahgunakan.

"Bila diberi kewenangan menangkap, secara otomatis juga harus memiliki kewenangan sebagai penyidik. Dan ini bertentangan dengan KUHP," ujar Hasanudin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (18/1/2016).

Politikus senior PDIP itu menyebutkan, kewenangan menyidik dan menangkap bagi aparat intelijen dikhawatirkan akan disalahgunakan. Pasalnya, intelijen selalu berkerja secara tertutup.

Sementara, menangkap dan menahan seseorang secara tertutup bertentangan dengan prinsip HAM dan KUHAP. Karena tidak memiliki wewenang menangkap dan menahan, tambah Hasanudin, BIN diberi ruang dalam Pasal 34 UU Intelijen Negara yang berbunyi BIN dapat bekerja sama dengan penegak hukum terkait.

"Dalam hal ini BIN dapat membentuk team gabungan dengan unsur terkait, dan unsur terkait/penegak hukum itulah nanti yang akan melakukan penangkapan," papar Hasanudin.

PILIHAN:

Kubu RJ Lino Permasalahkan Keberadaan Penyidik KPK

Soal Penggeledahan KPK, Komisi III Sependapat dengan Fahri Hamzah
(kri)
Berita Terkait
Perangi COVID-19, BIN...
Perangi COVID-19, BIN Semprotkan Disinfektan di Jalanan Ibukota
Uji Kelayakan dan Kepatutan...
Uji Kelayakan dan Kepatutan Kepala BIN
Jepang Bilang Ada Ancaman...
Jepang Bilang Ada Ancaman Teror di 6 Negara ASEAN, BIN: Itu Hal Wajar
BIN Berbagi Sembako...
BIN Berbagi Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19
BIN Sebut Milenial Target...
BIN Sebut Milenial Target Utama Kelompok Teroris
Badan Intelijen Rusia...
Badan Intelijen Rusia Awasi Upaya Barat Mempersenjatai ISIS
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved