Tangani Teroris, Ahmad Dhani Ibaratkan Negara seperti Obat Nyamuk

Minggu, 17 Januari 2016 - 15:47 WIB
Tangani Teroris, Ahmad...
Tangani Teroris, Ahmad Dhani Ibaratkan Negara seperti Obat Nyamuk
A A A
JAKARTA - Serangan teroris di Gedung Sarinah dan sekitarnya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat pada Kamis 14 Januari 2016 telah memancing keprihatinan banyak pihak, termasuk musikus Ahmad Dhani Prasetyo.

Mantan pentolan band Dewa 19 ini menilai negara telah gagal dalam mencegah munculnya benih-benih radikalisme.

"Negara selama ini gagal melindungi anak bangsa dari serangan pemikiran-pemiliran radikal...masak anak bangsa sendiri yang jadi teroris?? mikir dong," kata Dhani melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, Minggu (17/1/2016).

Dalam mengatasi terorisme, dia mengibaratkan negara seperti obat nyamuk semprot. "Negara hanya berfungsi sebagai obat nyamuk semprot...ada nyamuk semprot...besoknya nyamuk datang lagi," tulis Dhani.

Menurut dia, negara tidak memikirkan bagaimana agar benih terorisme tidak berkembang. Dia mengibaratkan hal itu dengan genangan air dan nyamuk.

"Negara tidak bisa berpikir bagaimana cara supaya genangan air tempat nyamuk berkembang biak itu tidak ada lagi dan lagi," tulisnya.

Menurut Dhani, selama ini negara tidak pernah mengetahui tentang benih-benih radikalisme hidup dan berkembang,

"Apa yang negara sudah lakukan untuk melindungi anak bangsa dari serangan hebat pemikiran radikal??? sehingga mereka jadi teroris?" tulisnya.

Dia mengaku siap untuk memberikan "pencerahan" kepada negara apabila bingung menghadapi teroris.

"Kalau negara bingung...boleh tanya saya...saya kasih pencerahan ...saya pernah bicara ini di depan Jenderal-Jenderal Amerika, Departemen Pertahanan Amerika Oktober 2006," tulis Dhani.

Dia menilai aksi terorisme merupakan sebuah kelalaian. "Kita pasti telah 'lalai' sehingga anak bangsa negeri ini menjadi teroris dan ngebom negaranya sendiri...." katanya.


PILIHAN:

Prabowo: Segala Bentuk Teror Adalah Kejahatan
(dam)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Hanura Bantah Punya...
Hanura Bantah Punya Yayasan Pengelola MBG, Sebut Narasi yang Beredar Hoaks
Kejagung Pelajari Bukti...
Kejagung Pelajari Bukti Terkait Pengajuan Justice Collaborator Eks Waka BGN Sony Sonjaya
Sidang PLK di PTUN,...
Sidang PLK di PTUN, Ahli Tegaskan Pencabutan Badan Hukum oleh Kemenkum Sudah Tepat
Sony Sonjaya Belum Ajukan...
Sony Sonjaya Belum Ajukan Permohonan Perlindungan Justice Collaborator ke LPSK
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved