Fahri Hamzah Seharusnya Protes ke Ketua KPK
Minggu, 17 Januari 2016 - 11:29 WIB
Fahri Hamzah Seharusnya Protes ke Ketua KPK
A
A
A
JAKARTA - Sikap Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang membentak-bentak penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat hendak menggeledah ruang anggota DPR, dikritik. Sikap politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu dinilai berlebihan.
Pada Jumat 15 Januari lalu, Fahri terlibat cekcok dengan penyidik KPK AKBP Kristian saat akan menggeledah ruang Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Yudi Widiana Adia di lantai III Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Penggeledahan itu dilakukan penyidik KPK terkait penyidikan kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerkaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Fahri merasa keberatan karena penyidik KPK membawa anggota Brimob bersenjata laras panjang saat penggeledahan berlangsung.
"Menurut saya, dengan bentak-bentak penyidik KPK, dia (Fahri) 'lebay' (berlebihan)," kata pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar kepada Sindonews, Minggu (17/1/2016).
Dia menilai sikap Fahri telah menurunkan muruah lembaga DPR. Menurut dia, alangkah baiknya apabila Fahri menyampaikan rasa keberatannya kepada Ketua KPK Agus Rahardjo.
Fickar meniai penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sudah sesuai prosedur. "Jangan kan DPR, Mahkamah Agung saja pernah digeledah KPK. Agak berlebihan juga Fahri. Semestinya biarkan saja kalau merasa enggak ada apa-apa," katanya.
PILIHAN:
Konflik Bikin Golkar Tak Bisa Bergerak
Pada Jumat 15 Januari lalu, Fahri terlibat cekcok dengan penyidik KPK AKBP Kristian saat akan menggeledah ruang Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Yudi Widiana Adia di lantai III Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Penggeledahan itu dilakukan penyidik KPK terkait penyidikan kasus dugaan suap proyek di Kementerian Pekerkaan Umum dan Perumahan Rakyat.
Fahri merasa keberatan karena penyidik KPK membawa anggota Brimob bersenjata laras panjang saat penggeledahan berlangsung.
"Menurut saya, dengan bentak-bentak penyidik KPK, dia (Fahri) 'lebay' (berlebihan)," kata pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar kepada Sindonews, Minggu (17/1/2016).
Dia menilai sikap Fahri telah menurunkan muruah lembaga DPR. Menurut dia, alangkah baiknya apabila Fahri menyampaikan rasa keberatannya kepada Ketua KPK Agus Rahardjo.
Fickar meniai penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK sudah sesuai prosedur. "Jangan kan DPR, Mahkamah Agung saja pernah digeledah KPK. Agak berlebihan juga Fahri. Semestinya biarkan saja kalau merasa enggak ada apa-apa," katanya.
PILIHAN:
Konflik Bikin Golkar Tak Bisa Bergerak
(dam)