Bikin Repot, Bahrun Naim Pernah Bawa Lari Anak Gadis Orang

Sabtu, 16 Januari 2016 - 17:20 WIB
Bikin Repot, Bahrun...
Bikin Repot, Bahrun Naim Pernah Bawa Lari Anak Gadis Orang
A A A
JAKARTA - Aparat kepolisian sudah bisa menyimpulkan bahwa teror bom di kawasan Sarinah didalangi kelompok Bahrun Naim yang sekarang berada di Kota Raqqa, Suriah, lokasi basis ISIS.

Bahrun yang diklaim sebagai leader ISIS di nusantara atau Khatiban Nusantara ternyata memiliki catatan hitam yang diingat masyarakat. Bahrun ternyata pernah divonis dua tahun penjara lantaran kepemilikan peluru dan senjata ilegal.

Sepak terjang dan catatan hitam Bahrun Naim dikisahkan Pengamat Teroris dari Certified Internasional Investment Analyst (CIIA), Harits Abu Ulya.

"Waktu itu secara pribadi memang (saya) punya hubungan yang emosional. Dulu waktu dia di penjara di Solo saya ikut mengadvokasi bersama teman-teman di sana," ujar Harits dalam diskusi Polemik SindoTrijayaFM di Cikini, Jakarta, Sabtu (16/1/2016).

Setelah Bahrun keluar dari penjara, dirinya mengaku tidak mengetahui aktivitasnya. Namun, belakangan Bahrun dikabarkan pergi dan bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah.

"Bahkan dia pergi (ke Suriah) pun saya enggak tahu. Tahu-tahu kemudian saya harus jadi orang yang mencuci piring persoalan-persoalan pribadi dia," tuturnya.

Harits merasa direpotkan 'dalang' penyerangan dan bom Sarinah tersebut, setelah dicari-cari orang tua mahasiswi salah satu perguruan tinggi negeri di Solo bernama Lestari yang mencari putrinya. Diketahui, Lestari dibawa kabur Bahrun Naim.

"Yang namanya Lestari itu, jungkir balik saya mencari itu orangtuanya datang ke kampung saya minta tolong. Orangtuanya tidak tahu bahwa saya tahu orang yang membawa Lestari itu orangnya saya kenal (Bahrun Naim)," pungkasnya.

PILIHAN:
Santoso Pilih Gerilya di Hutan, Bahrun Naim di Kota

Pengamat Teroris: Kelompok Bahrun Naim Sangat Cair
(kri)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
Berita Terkini
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved