Pemerintah Akui BIN dan Polri Kecolongan Ledakan Sarinah
Kamis, 14 Januari 2016 - 14:41 WIB
Pemerintah Akui BIN dan Polri Kecolongan Ledakan Sarinah
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah mengakui Badan Intelijen Negara (BIN) maupun Polri kecolongan terhadap kejadian teror bom. Padahal pihak BIN dan Polri sudah mengantisipasi adanya potensi ancaman bom.
Namun, antisipasi tersebut dilakukan pada perayaan malam pergantian tahun 2016 dengan memperkatat penjagaan di beberapa lokasi.
"Potensi ancamannya memang ada pembahasan, bahwa sebelum akhir tahun kemungkinan akan terjadi sesuatu. Tapi itu dalam konteks tahun baru di mana atau apanya sempat diduga atau dilaporkan," ujar Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/1/2016).
Dia mengaku sangat terkejut dengan terjadinya ledakan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. "Tetapi hal-hal kayak begini memang ada faktor surprisenya. Itu terjadi persis di depan kantor kami, di kantor Menko Maritim," tandasnya.
Baca: Ada Ledakan di Pos Pol Sarinah.
Namun, antisipasi tersebut dilakukan pada perayaan malam pergantian tahun 2016 dengan memperkatat penjagaan di beberapa lokasi.
"Potensi ancamannya memang ada pembahasan, bahwa sebelum akhir tahun kemungkinan akan terjadi sesuatu. Tapi itu dalam konteks tahun baru di mana atau apanya sempat diduga atau dilaporkan," ujar Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman, Rizal Ramli di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (14/1/2016).
Dia mengaku sangat terkejut dengan terjadinya ledakan di kawasan Sarinah, Jakarta Pusat. "Tetapi hal-hal kayak begini memang ada faktor surprisenya. Itu terjadi persis di depan kantor kami, di kantor Menko Maritim," tandasnya.
Baca: Ada Ledakan di Pos Pol Sarinah.
(kur)