Dimyati: Islah Wajib Hukumnya, tapi Muktamar Nanti 2019

Selasa, 12 Januari 2016 - 03:05 WIB
Dimyati: Islah Wajib...
Dimyati: Islah Wajib Hukumnya, tapi Muktamar Nanti 2019
A A A
JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PPP hasil Muktamar Jakarta Dimyati Natakusuma meminta kubu Romahurmuziy (Romi) menghormati proses hukum yang sudah dikeluarkan baik oleh Mahkamah Agung (MA) maupun Menkumham.

"Karena ini putusan MA ya laksanakan dulu putusan itu. Kecuali MA tidak menyebutkan pengurus mana yang sah, atau menyebut kembali ke Muktamar Bandung," ujar Dimyati saat jumpa pers di Kantor DPP PPP, Jakarta, Senin (11/1/2016).

Menurutnya, pasca keluarnya SK Menkumham, semua pihak harus menjalankan. Dimana dalam SK tersebut tak mencantumkan adanya kepengurusan PPP kembali ke Muktamar Bandung.

"Sudah diputusakan di meja hijau (MA). Ketum-nya Djan, Sekjen Dimyati, notaris Teddy Anwar," tegasnya.

Karenanya, jika kubu Romi mengusulkan Muktamar kembali, maka hal tersebut bisa dilaksanakan pada tahun 2019, saat kepengurusan PPP hasil Muktamar Jakarta berakhir.

"Islah ini wajib hukumnya, tapi kalau Muktamar nanti 2019. Romi mau jadi ketum boleh, mau jadi sekjen boleh," pungkasnya.

PILIHAN:

Menteri PPA: Berlaku Pekan Depan, Perppu Kebiri Sudah Final!

Ini Penjelasan Fahri Hamzah kepada BPDO PKS
(kri)
Berita Terkait
PPP Bertekad Jadikan...
PPP Bertekad Jadikan Kader sebagai Wapres Seperti Hamzah Haz, Pengamat: Harus Punya Tokoh Hebat
Dian Prasetio Dipercaya...
Dian Prasetio Dipercaya DPP PPP untuk Rangkul UMKM, Petani, dan Nelayan
Selamatkan PPP, FKPP...
Selamatkan PPP, FKPP Desak DPP Tindak Tegas Kader Pemecah Belah Partai
Jelang Muktamar, PPP...
Jelang Muktamar, PPP Buka Peluang Munculnya Figur Baru
Nama RTQ Tak Masuk Struktur...
Nama RTQ Tak Masuk Struktur Pimpinan Usulan Formatur DPC PPP Makassar
7 Fraksi PPP di Parlemen...
7 Fraksi PPP di Parlemen se-Sulsel Dapat Hak Suara di Muktamar IX
Berita Terkini
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved