KPK Dinilai Takut Usut Surya Paloh dan HM Prasetyo

Rabu, 06 Januari 2016 - 12:59 WIB
KPK Dinilai Takut Usut...
KPK Dinilai Takut Usut Surya Paloh dan HM Prasetyo
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai lambat dalam menangani kasus dana bantuan sosial (bansos) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut). Bahkan, KPK dinilai tidak berani untuk memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait dalam kasus tesebut.

Koordinator aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat untuk Keadilan (Amuk), Ode Kardi menuding, Jaksa Agung HM Prasetyo dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh terlibat dalam kasus dana bansos tersebut.

"Namun hari ini komitmen dari Pemimpin KPK yang baru ini seakan-akan mencerminkan ketakutan serta ketidakberanian dalam memerangi para koruptor di negeri ini," ujar Ode dalam orasinya di depan Gedung KPK, Jakarta, Rabu (6/1/2016).

Menurutnya, Pemimpin KPK yang baru terkesan tebang pilih dalam menangani kasus dugaan suap pengamanan dana bansos. Padahal, kata dia, berdasarkan fakta persidangan terungkap dugaan peran Surya Paloh dan HM Prasetyo dalam kasus tersebut.

Dia mengungkapkan, Surya Paloh dan HM Prasetyo diduga memiliki peran penting dalam kasus tersebut. Dia menyebut, Surya Paloh diduga telah meminta jatah Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Pemprov Sumut.

Sementara HM Prasetyo diduga mengetahui rencana pemberian uang sekitar USD20 ribu yang dipersiapkan untuknya. "Sementara HM Prasetyo diduga akan diberikan fee sebesar 20 ribu USD dalam kasus dana Bansos ini," jelasnya.

Baca: KPK Sebut Pemanggilan Paloh-Prasetyo Tergantung Fakta Persidangan.

Jaksa Agung Merasa Difitnah Terkait Dana Bansos.
(kur)
Berita Terkait
Mensos Juliari Batubara...
Mensos Juliari Batubara Menambah Jumlah Menteri yang Ditangkap KPK
Kerugian Negara Akibat...
Kerugian Negara Akibat Korupsi Bansos Jokowi Bertambah Jadi Rp250 Miliar
Strategi Mensos Risma...
Strategi Mensos Risma Menghindari Korupsi dalam Penyaluran Bansos
KPK Ungkap Isi Bansos...
KPK Ungkap Isi Bansos Presiden yang Dikorupsi dari Beras hingga Minyak Goreng
Cita Citata Siap Kembalikan...
Cita Citata Siap Kembalikan Honor Manggungnya Jika Diminta KPK
Korupsi Bansos Dibongkar...
Korupsi Bansos Dibongkar KPK: Beras Tidak Disalurkan ke Keluarga yang Berhak
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved