Menteri Yasonna Nyanyikan Lagu Dangdut dalam Konflik Golkar

Senin, 04 Januari 2016 - 12:31 WIB
Menteri Yasonna Nyanyikan...
Menteri Yasonna Nyanyikan Lagu Dangdut dalam Konflik Golkar
A A A
JAKARTA - Langkah Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly mencabut Surat Keputusan (SK) Partai Golkar kepengurusan Agung Laksono atau hasil Musyawarah Nasional (Munas) Ancol berdampak luas. Alasannya, pencabutan SK tersebut tidak dibarengi dengan penerbitan SK pengesahan Partai Golkar kepengurusan Aburizal Bakrie atau hasil Munas Bali.

Atas dasar itulah, politikus senior Partai Golkar Zainal Bintang tengah mempertimbangkan sikap Menkumham segera dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Dia menilai, langkah Yasonna Hamonangan Laoly tersebut sangat politis dan bagian dari permainan politik pemerintah.

"Golkar akhirnya tersungkur di tangan pemerintah," ujar Zainal melalui sambungan telepon, Senin (4/1/2016).

Dia mengakui, upaya penggembosan Partai Golkar oleh Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) melalui Menkumham cukup berhasil. Salah satu indikasinya dengan menerbitkan dan mencabut SK Partai Golkar kepengurusan Agung Laksono tanpa diikuti pengakuan terhadap Partai Golkar kepengurusan Aburizal Bakrie atau biasa disapa Ical.

"Menkumham Yasonna Laoly sedang menyanyikan lagu dangdut. Kau yang mulai, kau pula yang mengakhiri," ucapnya.

Maka itu dia meminta Yasonna Hamonangan Laoly sebagai Menkumham harus bertanggung jawab atas kebijakannya yang diskriminatif dan telah menyandera Partai Golkar tanpa alasan hukum yang kuat selama hampir satu tahun.

Dia menambahkan, pertimbangan untuk memproses hukum Yasonna Hamonangan Laoly yang juga politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, adanya desakan dari keluarga besar Partai Golkar. "Sedang kami pertimbangkan dan sedang digodok dengan teman-teman," tandasnya.

Baca: Menkumham Terapkan Politik Pecah Belah Konflik Golkar.
(kur)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan...
OTT BPK, KPK: Ada Permintaan Fee Rp1,6 Miliar untuk Ubah Hasil Audit di Muara Enim
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved