Mendagri Sebut Jokowi Punya Trik Sendiri Nilai Menterinya
Rabu, 30 Desember 2015 - 05:58 WIB
Mendagri Sebut Jokowi Punya Trik Sendiri Nilai Menterinya
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengaku tak ingin membahas mengenai perombakan kabinet yang santer terdengar pada awal tahun Pemerintah Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK).
Menurut Tjahjo, reshuffle atau perombakan menteri sepenuhnya merupakan urusan Jokowi. Dirinya juga percaya Jokowi memiliki cara tersendiri untuk menilai kinerja menterinya.
"Presiden punya mekanisme untuk menilai kinerja menteri-menterinya, termasuk saya. Jadi kalau toh presiden akan ganti menteri ya itu kewenangan beliau, jangan diintervensi," ujar Tjahjo di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa 29 Desember 2015.
Menurut menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai mengenai ketua umum partai politik yang datang kepada Jokowi adalah hal wajar.
"Soal orang beri masukan, setiap parpol datang berdiskusi memberikan saran berkomunikasi sah-sah saja. Tapi tidak pada posisi secara opini terbuka terkesan mendikte," tukasnya.
"Beri masukan sah-sah saja. Membangun harmonisasi membangun komunikasi baik yang selaras seimbang baik baik saja. Pak Presiden kan bangun komunikasi semua, beliau dengar masukan, beliau terima," lanjut mantan Sekretaris Jenderal PDIP itu.
Pilihan:
Peringatan Rizal Ramli ke Jokowi Soal Reshuffle Kabinet
Menurut Tjahjo, reshuffle atau perombakan menteri sepenuhnya merupakan urusan Jokowi. Dirinya juga percaya Jokowi memiliki cara tersendiri untuk menilai kinerja menterinya.
"Presiden punya mekanisme untuk menilai kinerja menteri-menterinya, termasuk saya. Jadi kalau toh presiden akan ganti menteri ya itu kewenangan beliau, jangan diintervensi," ujar Tjahjo di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa 29 Desember 2015.
Menurut menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menilai mengenai ketua umum partai politik yang datang kepada Jokowi adalah hal wajar.
"Soal orang beri masukan, setiap parpol datang berdiskusi memberikan saran berkomunikasi sah-sah saja. Tapi tidak pada posisi secara opini terbuka terkesan mendikte," tukasnya.
"Beri masukan sah-sah saja. Membangun harmonisasi membangun komunikasi baik yang selaras seimbang baik baik saja. Pak Presiden kan bangun komunikasi semua, beliau dengar masukan, beliau terima," lanjut mantan Sekretaris Jenderal PDIP itu.
Pilihan:
Peringatan Rizal Ramli ke Jokowi Soal Reshuffle Kabinet
(maf)