LBH Jakarta Tolak Undangan Istana untuk Peringati Hari HAM

Jum'at, 11 Desember 2015 - 23:45 WIB
LBH Jakarta Tolak Undangan...
LBH Jakarta Tolak Undangan Istana untuk Peringati Hari HAM
A A A
JAKARTA - Meski mendapat undangan, LBH Jakarta tidak muncul pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) yang diadakan istana, Jumat (11/12/2015).

Direktur LBH Jakarta Alghiffari Aqsa menyatakan pihaknya sengaja menolak untuk menghadiri undangan tersebut.

"Kami sudah memperingati hari HAM kemarin pada tanggal 10 Desember bersama dengan korban-korban pelanggaran HAM di depan Istana, namun justru kami diusir oleh aparat Kepolisian," katanya.

Alghif menjelaskan bahwa LBH Jakarta selaku lembaga yang akan terus setia berada di samping korban pelanggaran HAM dalam situasi dan kondisi apapun merasa tidak perlu dan tidak pantas untuk menghadiri undangan dari Presiden.

"Untuk apa kami datang karena pada prinsipnya Presiden sudah tidak mau mendengarkan suara korban dan menunjukkan ketidaksungguhan memenuhi hak asasi warga Negara," ujarnya.

Alghif juga menyebutkan telah menyampaikan surat kepada Presiden terkait penolakan untuk hadir dalam peringatan hari HAM di Istana Negara.

"Kami menyarankan kepada Presiden untuk membuka telinga dan mendengar suara korban untuk merefleksikan apakah warganya telah terpenuhi Hak Asasinya, bukan hanya sekedar menggelar acara seremonial belaka yang tidak memberi dampak kepada korban," sebutnya.

Pengacara Publik LBH Jakarta Ichsan Zikry, yang tergabung dalam Koalisi Peringatan Hari HAM juga mengungkapkan kekecewaannya atas sikap Presiden.

"Sudah 423 kali aksi diam Kamisan digelar didepan istana, dan hampir 9 tahun lamanya kami menyuarakan pelanggaran HAM di depan Istana, tidak sekalipun presiden mendengarkan suara korban. Kini bahkan situasinya memburuk karena kemarin saat peringatan hari HAM kami terus dipaksa menjauh dari seberang istana tempat kami biasa melakukan aksi Kamisan," ujarnya.

Ichsan berpendapat bahwa menjauhkan aksi Kamisan dari Istana adalah simbol bahwa Negara menginginkan suara para korban semakin jauh dan akhirnya tidak terdengar.
(nag)
Berita Terkait
Aksi Solidaritas Korban...
Aksi Solidaritas Korban untuk Keadilan
Aksi Kamisan ke-766
Aksi Kamisan ke-766
Pemerintah Akui Adanya...
Pemerintah Akui Adanya Pelanggaran HAM Berat
Presiden Jokowi Sorot...
Presiden Jokowi Sorot dan Akui Pelanggaran HAM di Masa Lalu
Komnas HAM Sebut Polri...
Komnas HAM Sebut Polri Jadi Instansi Paling Sering Diadukan Soal Pelanggaran HAM
Aksi Kamisan ke-792,...
Aksi Kamisan ke-792, Desak Pemerintah Jamin Penegakan HAM
Berita Terkini
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
AHY Siap Safari Politik:...
AHY Siap Safari Politik: Demokrat Ingin Bersahabat dengan Semuanya
Gandeng BPJPH, Partai...
Gandeng BPJPH, Partai Perindo Dorong UMKM Binaan Naik Kelas melalui Sertifikasi Halal
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved