OC Kaligis Ngaku Diancam 4 Kali di Rutan

Rabu, 25 November 2015 - 15:21 WIB
OC Kaligis Ngaku Diancam...
OC Kaligis Ngaku Diancam 4 Kali di Rutan
A A A
JAKARTA - Terdakwa kasus dugaan suap kepada tiga hakim dan satu panitera PTUN Medan, Otto Cornelis (OC) Kaligis membuat pernyataan mengejutkan. Dia mengaku empat kali mendapat ancaman saat berada di Rumah Tahanan (Rutan) Pomdam Guntur, Jakarta Selatan.

"Di Rutan empat kali saya diancam mau ditambah pasal, karena enggak mau jadi saksi untuk klien (Gatot) saya," ujar OC Kaligis di Pengadilan Tipikor Jalan Bungur Besar, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (25/11/2015).

OC Kaligis tak membeberkan bentuk ancaman dan dari siapa ancaman tersebut berasal. Namun, dia menjelaskan, ancaman itu lantaran dirinya menolak menjadi saksi.

Dia mengaku mempunyai hak untuk menolak dihadirkan sebagai saksi. Sebagaimana hal serupa pernah dilakukan Ketua KPK nonaktif Bambang Widjojanto yang menolak menjadi saksi dalam persidangan Bupati Morotai Rusli Sibua.

"Kemudian di dalam (buku) saya punya keberatan saya katakan kan yakin Bibit Chandra suap satu miliar, dibekukan perkaranya," ungkapnya.

"Kemudian Johan Budi dia kan ngobyek perkara e-KTP dana bos, saya sebut di dalam perkara saya didiamkan itu," tambahnya.

Kata OC Kaligis, memang apa yang diungkap dirinya tak ada hubungannya dengan kasus yang menjeratnya. Namun, dia menilai, jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menuntut dirinya terlalu berat.

Dia memprediksi akan dituntut empat tahun penjara. Namun tak disangka, OC Kaligis merasa kaget, lantaran jaksa menuntut dirinya dengan 10 tahun penjara. Terkait tuntutan tersebut, dia menganggap tuntutan tersebut dinilai penuh kedengkian.

"Kenapa penuh kedengkian, (sebab) pada 28 Agustus sebelum sidang si Doktor Yudi (Jaksa penuntut) udah katakan hukuman saya akan lebih berat, padahal saya belum diperiksa," pungkasnya.

PILIHAN:
Ini Kata PAN Soal Parpol Pemerintah Rombak Personel di MKD

Pemerintah Dorong DPR Segera Pilih Capim KPK
(kri)
Berita Terkait
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
KPK Sebut Kenaikan Gaji...
KPK Sebut Kenaikan Gaji Hakim Bisa Tekan Perilaku korupsi, tapi...
Kronologi KPK Tangkap...
Kronologi KPK Tangkap Hakim di Depok Beserta Uang Ratusan Juta
KPK Juga Tetapkan Wakil...
KPK Juga Tetapkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka Gratifikasi
DPR Desak Polisi Usut...
DPR Desak Polisi Usut Dalang Kasus Kebakaran Rumah Hakim Kasus Korupsi Jalan Sumut
KY Gandeng Polri dan...
KY Gandeng Polri dan KPK Usut Hakim Nakal
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved